BACAMALANG.COM – Universitas Widya Gama Malang (UWG) menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-55 Tahun 2026 pada Selasa (24/2/2026). Momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang UWG dalam memperkuat jati diri sebagai perguruan tinggi beridentitas keindonesiaan, keislaman, dan kewirausahaan, sekaligus menegaskan komitmen menuju tata kelola pendidikan berstandar internasional.
Dalam pidato Dies Natalis sekaligus Laporan Kinerja Rektor, Dr. Anwar menyampaikan berbagai capaian sepanjang tahun akademik terakhir, mulai dari penguatan tridarma perguruan tinggi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga inovasi dan hilirisasi karya teknologi dosen serta mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa Dies Natalis ke-55 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menelaah kembali setiap tahapan perkembangan institusi. UWG, menurutnya, telah melalui proses panjang dengan kontribusi besar para pendiri yayasan, pendiri universitas, serta enam rektor sebelumnya yang meletakkan fondasi kokoh bagi keberlanjutan kampus.
Menurutnya, laporan kinerja rektor bukanlah capaian personal, melainkan hasil kerja kolektif seluruh unsur di UWG—mulai dari pimpinan, senat, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.
Mengusung tema “Transformasi Menuju Kampus Unggul yang Berwawasan Global”, Rektor menekankan sejumlah poin strategis, antara lain penguatan mutu akademik dan tata kelola institusi, peningkatan reputasi dan daya saing global, hilirisasi riset dan karya teknologi, serta penguatan budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan.
Salah satu langkah konkret transformasi tersebut ditandai dengan peluncuran penerapan ISO 21001:2018, standar internasional sistem manajemen organisasi pendidikan. Implementasi standar ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan berstandar internasional, memperkuat reputasi dan kredibilitas kampus, meningkatkan kepuasan mahasiswa, mendorong efisiensi administrasi, serta menghadirkan sistem perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
“Kita melaksanakan budaya kerja, menggunakan standart kerja internasional dan sudah saya keluarkan ISO 210001, dan kami juga mendorong peningkatan akreditasi Prodi,” ujar Anwar, Selasa (24/2/2026).
Selain itu, UWG juga berencana membuka dua program studi magister sebagai bagian dari pengembangan akademik.
“Rencana kami akan mengajukan dua program studi yakni S2 Teknik Sipil dan S2 Teknik Informatika dalam waktu dekat sekitar awal maret pengajuannya akan kami submit karena melalui online. Kita juga melakukan pembenahan kualitas SDM, mendorong peningkatan SDM secepat mungkin, kita bersyukur bahwa 2 tahunu ini perkembangannya luar biasa,” tegas Rektor.
Pada kesempatan tersebut, Ketua YPPI Widya Gama Malang, Prof. Mukhtie, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar yayasan sebagai fondasi keberlanjutan institusi. Ia mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Dies Natalis ke-55 sebagai titik tolak konsolidasi, inovasi, dan penguatan tata kelola universitas berbasis mutu.
Di usia ke-55 tahun, UWG juga melaksanakan penyerahan buku Karya Teknologi UWG yang merepresentasikan hasil inovasi dan riset dosen sebagai kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Tak hanya berfokus pada inovasi dan teknologi, UWG turut menunjukkan kepedulian sosial melalui penyerahan bantuan secara simbolis bagi korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Kegiatan ini menjadi wujud penguatan nilai kemanusiaan yang sejalan dengan visi institusi.
Rangkaian acara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada dosen berprestasi, karyawan berprestasi, mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan (ormawa) berprestasi, serta para doktor baru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian akademik.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga


























































