Respon Keluhan Masyarakat, Zulham Minta Satgas Mulai Kaji Penutupan SPPG Nakal - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 5 Mar 2026 15:32 WIB ·

Respon Keluhan Masyarakat, Zulham Minta Satgas Mulai Kaji Penutupan SPPG Nakal


 Anggota DPRD Kabupaten Malang periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi IV, Zulham Akhmad Mubarrok saat memberikan keterangan kepada awak media.(Zulham for Baca Malang) Perbesar

Anggota DPRD Kabupaten Malang periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi IV, Zulham Akhmad Mubarrok saat memberikan keterangan kepada awak media.(Zulham for Baca Malang)

BACAMALANG.COM – Bupati Malang melakukan evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah menerima banyak keluhan dari masyarakat. Hasil rapat pekan ini memutuskan akan dibentuk call center khusus untuk menampung laporan terkait pelaksanaan MBG di Kabupaten Malang.

Anggota DPRD Kabupaten Malang periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi IV, Zulham Akhmad Mubarrok, menegaskan perlunya pengawasan ketat agar program tidak disalahgunakan.

“Makan Bergizi Gratis ini program Presiden yang baik dan harus didukung. Tapi faktanya di lapangan, pelaksanaannya banyak yang semaunya sendiri karena merasa punya koneksi pusat. Maka tugas kita mengawasi agar duit rakyat yang dialokasikan untuk MBG tepat sasaran dan sesuai peruntukan,” ujarnya.

Zulham menerima laporan dari belasan kecamatan mengenai kualitas menu MBG kering yang dibagikan saat Ramadhan. Temuan di lapangan menunjukkan adanya buah mentah, roti kadaluwarsa, hingga menu rendah gizi seperti kacang goreng dan serundeng kelapa tanpa daging.

Ia mempertanyakan apakah menu tersebut sudah melalui penilaian ahli gizi, karena banyak bahan dianggap tidak layak konsumsi. DPRD juga mengaku belum pernah diajak koordinasi terkait progres maupun kontrol kualitas program.

Rekomendasi Zulham agar Satgas MBG dan Bupati melakukan evaluasi total akhirnya ditindaklanjuti dengan pembentukan layanan aduan. Sejak rakor tersebut, beberapa langkah nyata telah dilakukan Pemkab Malang: audit kepatuhan SOP pada 170 dapur SPPG, percepatan sertifikasi laik higiene sanitasi yang kini mencapai 133 unit, pendampingan ketat terhadap UMKM pemasok bahan baku, serta mekanisme penanganan cepat melalui PSC jika ada dugaan keracunan.

“Diharapkan call center bisa dioptimalkan. Kini publik menunggu tindak lanjut Pemkab Malang, apakah layanan aduan ini sekadar formalitas atau benar-benar akan memberi sanksi bagi penyelenggara nakal,” pungkasnya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemkab Malang Salurkan Bantuan Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan

5 Maret 2026 - 15:11 WIB

Penipuan Sales Minyak Goreng di Singosari, Gagal Setelah Kardus Dibuka Berisi Batu Bata

5 Maret 2026 - 12:27 WIB

Safari Ramadan di RSU UMM Bahas Etika Tenaga Medis, Refleksi Layanan Publik dan Persoalan Kemanusiaan

5 Maret 2026 - 10:24 WIB

Masuk “117 Inovasi Indonesia 2025”, Dosen Kimia UB Kembangkan Teknologi ELISA untuk Deteksi Dini Hipotiroid Kongenital

5 Maret 2026 - 10:08 WIB

Mengingat Masjid Muhammad Cheng Hoo di antara Imlek dan Ramadan, Bagian Kedua Sebuah Perjalanan. (Habis)

5 Maret 2026 - 09:47 WIB

Sempat Hilang 5 Hari, Pemuda Blimbing Ditemukan Meninggal di Sungai Kawasan Blobo Bululawang

5 Maret 2026 - 05:40 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !