Ketel Uap Pabrik Tahu Meledak di Pakisaji, Satu Pekerja Meninggal Dunia di Tempat - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Kolaborasi SDN Sumbersuko dan Kepolisian, Gelar Sosialisasi Hadapi Bullying dan Bijak Media Sosial Jalin Kolaborasi dengan Thailand dan Kamboja, Universitas Ma Chung Gelar International Summer Camp Encounter 2025 Kenalkan Profesi Pedagang, Pos KB/PAUD Anak Cerdas Ceria Belanja ke Pasar Oro-oro Dowo The Bagong Adventure Museum Tubuh Terima Penghargaan Museum dengan Koleksi Replika Organ Tubuh Manusia Terbesar oleh MURI

MALANG RAYA · 31 Jan 2026 15:56 WIB ·

Ketel Uap Pabrik Tahu Meledak di Pakisaji, Satu Pekerja Meninggal Dunia di Tempat


 Ilustrasi mayat korban ledakan ketel uap pabrik tahu. (AI Copilot) Perbesar

Ilustrasi mayat korban ledakan ketel uap pabrik tahu. (AI Copilot)

BACAMALANG.COM – Warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, digemparkan oleh ledakan hebat dari sebuah pabrik tahu pada Sabtu pagi (31/01/2026). Insiden tersebut menyebabkan satu orang pekerja tewas di lokasi kejadian.

Ledakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat aktivitas produksi tahu sedang berlangsung. Ketel uap berbahan pelat besi dengan kapasitas sekitar 700 liter yang digunakan untuk merebus air tiba-tiba meledak hanya beberapa menit setelah dinyalakan.

Seorang saksi yang berada di ruang penggilingan kedelai mengaku mendengar suara ledakan keras menyerupai bom. Ledakan itu membuat ruangan mendadak gelap akibat abu dan debu yang beterbangan.

“Suara ledakannya sangat keras. Saya langsung lari keluar sambil teriak-teriak. Saat kembali ke arah ketel, korban sudah tergeletak di dekat tungku dan tidak bergerak,” tutur rekan korban.

Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbiyanto, S.H., M.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban berada tepat di depan tungku atau ketel perebus air berbahan pelat dengan kapasitas sekitar 700 liter yang digunakan untuk proses produksi tahu,” jelas AKP Sunarko.

Unit Identifikasi Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti ledakan. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan area pabrik guna kepentingan penyelidikan.

Diketahui, saat kejadian pabrik tersebut hanya dioperasikan oleh dua orang pekerja. Korban bertugas di bagian pengapian ketel, sementara satu pekerja lainnya berada di ruang pencetakan tahu.

Hingga kini, polisi masih mendalami apakah ledakan dipicu oleh faktor kelalaian, kerusakan teknis, atau tekanan uap yang melebihi batas kapasitas ketel.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Cuaca Ekstrem, Pohon Tumbang di Pakis dan Turen

31 Januari 2026 - 20:23 WIB

Road Show Kapolresta Malang Kota Serap Aspirasi Warga, Dorong Keamanan dari Lingkungan Terkecil

31 Januari 2026 - 19:47 WIB

Maling Bersajam Teror Penjaga Toko Roti, iPhone Dirampas di Depan Terminal Hamid Rusdi

31 Januari 2026 - 19:40 WIB

Maling Menyasar Konter HP di Sawojajar, Dompet Pegawai Raib Saat Ditinggal ke Belakang

31 Januari 2026 - 14:06 WIB

Tiga Remaja Bersepeda Motor Sikat Tabung LPG di Booth Siomay Tidar

31 Januari 2026 - 14:00 WIB

MA Tegaskan Jual Beli Tanah Polinema Sah, Kuasa Hukum: Tak Ada Kerugian Negara

31 Januari 2026 - 11:15 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !