BACAMALANG.COM – Warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, digemparkan oleh ledakan hebat dari sebuah pabrik tahu pada Sabtu pagi (31/01/2026). Insiden tersebut menyebabkan satu orang pekerja tewas di lokasi kejadian.
Ledakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat aktivitas produksi tahu sedang berlangsung. Ketel uap berbahan pelat besi dengan kapasitas sekitar 700 liter yang digunakan untuk merebus air tiba-tiba meledak hanya beberapa menit setelah dinyalakan.
Seorang saksi yang berada di ruang penggilingan kedelai mengaku mendengar suara ledakan keras menyerupai bom. Ledakan itu membuat ruangan mendadak gelap akibat abu dan debu yang beterbangan.
“Suara ledakannya sangat keras. Saya langsung lari keluar sambil teriak-teriak. Saat kembali ke arah ketel, korban sudah tergeletak di dekat tungku dan tidak bergerak,” tutur rekan korban.
Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbiyanto, S.H., M.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban berada tepat di depan tungku atau ketel perebus air berbahan pelat dengan kapasitas sekitar 700 liter yang digunakan untuk proses produksi tahu,” jelas AKP Sunarko.
Unit Identifikasi Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti ledakan. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan area pabrik guna kepentingan penyelidikan.
Diketahui, saat kejadian pabrik tersebut hanya dioperasikan oleh dua orang pekerja. Korban bertugas di bagian pengapian ketel, sementara satu pekerja lainnya berada di ruang pencetakan tahu.
Hingga kini, polisi masih mendalami apakah ledakan dipicu oleh faktor kelalaian, kerusakan teknis, atau tekanan uap yang melebihi batas kapasitas ketel.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































