Terekam CCTV Saat Gerimis, Pencuri Scaffolding di Talangagung Kabur Pakai Pickup Putih - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Kolaborasi SDN Sumbersuko dan Kepolisian, Gelar Sosialisasi Hadapi Bullying dan Bijak Media Sosial Jalin Kolaborasi dengan Thailand dan Kamboja, Universitas Ma Chung Gelar International Summer Camp Encounter 2025 Kenalkan Profesi Pedagang, Pos KB/PAUD Anak Cerdas Ceria Belanja ke Pasar Oro-oro Dowo The Bagong Adventure Museum Tubuh Terima Penghargaan Museum dengan Koleksi Replika Organ Tubuh Manusia Terbesar oleh MURI

MALANG RAYA · 1 Feb 2026 15:31 WIB ·

Terekam CCTV Saat Gerimis, Pencuri Scaffolding di Talangagung Kabur Pakai Pickup Putih


 Aksi pelaku terekam kamera CCTV. (FB Arek Kepanjen) Perbesar

Aksi pelaku terekam kamera CCTV. (FB Arek Kepanjen)

BACAMALANG.COM – Aksi pencurian perancah bangunan (scaffolding) terjadi di wilayah Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026). Empat set scaffolding senilai jutaan rupiah raib dibawa kabur seorang pria yang terekam jelas kamera CCTV.

Peristiwa pencurian terjadi di selatan area pemakaman Talangagung. Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria keluar dari sebuah gudang kecil berdinding aluminium saat kondisi hujan gerimis.

Pelaku mengenakan kaos biru lengan panjang, celana pendek abu-abu, serta topi hitam. Ia kemudian menaiki mobil pickup putih yang dilengkapi pembatas besi di sisi kiri dan kanan bak belakang.

Mobil tersebut sempat mundur di jalan menurun di samping gudang sebelum akhirnya melaju meninggalkan lokasi.

Informasi awal kasus ini mencuat dari unggahan warga di grup Facebook Arek Kepanjen. Dalam unggahan tersebut disebutkan kendaraan yang digunakan pelaku adalah mobil Grandmax berpelat nomor AG 8638 RO.

“Mohon barangkali ada yang tahu mobil Grandmax AG 8638 RO, ditunggu itikad baiknya, sudah mengambil 4 set scaffolding di selatan kuburan Talangagung. Nuwun ngapunten,” tulis akun Yan Cok.

Diperkirakan satu set scaffolding bernilai sekitar Rp400 ribu. Dengan total empat set yang hilang, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,6 juta.

Sejumlah warga menyarankan agar identitas kendaraan ditelusuri melalui Samsat, mengingat kode pelat AG digunakan di wilayah Kediri, Nganjuk, Trenggalek, dan Tulungagung.

Kasus ini menambah daftar tindak pencurian di kawasan Kepanjen. Warga berharap pelaku segera teridentifikasi dan menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan barang yang diambil.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 365 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polres Batu Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Fokus Tekan Angka Kecelakaan

2 Februari 2026 - 10:54 WIB

Kumpulkan Donasi Hampir Setengah Miliar, Jazz Parlement 2026 Sukses Digelar

2 Februari 2026 - 08:07 WIB

Djoko Prihatin Buka Segel Kantor DPD Partai Golkar, Pimpin Rapat Pleno Perdana

1 Februari 2026 - 22:16 WIB

Pria Hilang Misterius di Jembatan Brantas Kepanjen, Tinggalkan Helm dan Jaket, CCTV Rekam Detik-detik Terakhir

1 Februari 2026 - 21:52 WIB

Terpilih Aklamasi, Politisi Gerindra Zia’ulhaq jadi Nahkoda Baru IPSI Kabupaten Malang

1 Februari 2026 - 14:14 WIB

Menyelam di Palung Pantai Balekambang, Nelayan Muda Hilang Terseret Arus Deras

1 Februari 2026 - 13:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !