BACAMALANG.COM – Aksi pencurian perancah bangunan (scaffolding) terjadi di wilayah Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026). Empat set scaffolding senilai jutaan rupiah raib dibawa kabur seorang pria yang terekam jelas kamera CCTV.
Peristiwa pencurian terjadi di selatan area pemakaman Talangagung. Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria keluar dari sebuah gudang kecil berdinding aluminium saat kondisi hujan gerimis.
Pelaku mengenakan kaos biru lengan panjang, celana pendek abu-abu, serta topi hitam. Ia kemudian menaiki mobil pickup putih yang dilengkapi pembatas besi di sisi kiri dan kanan bak belakang.
Mobil tersebut sempat mundur di jalan menurun di samping gudang sebelum akhirnya melaju meninggalkan lokasi.
Informasi awal kasus ini mencuat dari unggahan warga di grup Facebook Arek Kepanjen. Dalam unggahan tersebut disebutkan kendaraan yang digunakan pelaku adalah mobil Grandmax berpelat nomor AG 8638 RO.
“Mohon barangkali ada yang tahu mobil Grandmax AG 8638 RO, ditunggu itikad baiknya, sudah mengambil 4 set scaffolding di selatan kuburan Talangagung. Nuwun ngapunten,” tulis akun Yan Cok.
Diperkirakan satu set scaffolding bernilai sekitar Rp400 ribu. Dengan total empat set yang hilang, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,6 juta.
Sejumlah warga menyarankan agar identitas kendaraan ditelusuri melalui Samsat, mengingat kode pelat AG digunakan di wilayah Kediri, Nganjuk, Trenggalek, dan Tulungagung.
Kasus ini menambah daftar tindak pencurian di kawasan Kepanjen. Warga berharap pelaku segera teridentifikasi dan menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan barang yang diambil.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































