FKUB Kota Malang Nyatakan Sikap atas Insiden Bom Bunuh Diri Makassar, Ini Poin Pentingnya - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 31 Mar 2021 17:07 WIB ·

FKUB Kota Malang Nyatakan Sikap atas Insiden Bom Bunuh Diri Makassar, Ini Poin Pentingnya


 FKUB Kota Malang Nyatakan Sikap atas Insiden Bom Bunuh Diri Makassar, Ini Poin Pentingnya Perbesar

BACAMALANG.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang menggelar pernyataan sikap atas insiden bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar yang terjadi pada Minggu, 28 Maret 2021 lalu.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ketua FKUB Kota Malang Drs. H. Ahmad Taufiq bersama perwakilan enam agama di depan Gereja Katedral St. Perawan Maria Gunung Karmel (Katedral Ijen) Kota Malang, Rabu (31/3/2021).

“Ada enam poin dalam pernyataan sikap kami, pertama mengutuk keras aksi bom bunuh diri tersebut, kedua menyampaikan ikut berduka cita  kepada semua korban,” tuturnya.

Ahmad Taufiq menambahkan, poin berikutnya adalah penegasan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan ajaran agama tertentu, karena semua agama tidak mengajarkan kekerasan terhadap sesama.

“Kami juga meminta pihak Kepolisian mengusut tuntas insiden tersebut, terutama siapa dalang intelektual dibaliknya, agar tidak terulang lagi, baik di Makassar maupun di Kota Malang,” lanjutnya.

Oleh karena itu, FKUB Kota Malang bersama komponen bangsa lain akan terus menjaga Kota Malang agar tetap kondusif dengan menanamkan rasa persaudaraan, khususnya diantara umat beragama.

“Terjalinnya kerukunan, menebarkan kedamaian sesama, saling mengasihi dan menghargai perbedaan akan mewujudkan kedamaian, kesejahteraan dan keadilan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Sementara Uskup Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan menyambut baik simpati yang disampaikan dalam pernyataan sikap tersebut.

“Kami umat Katolik adalah satu kesatuan, sehingga saya mewakili Uskup Makassar menerima pernyataan bela sungkawa dari FKUB ini,” ungkapnya.

Mgr. Pidyarto menambahkan, pihaknya yakin aparat keamanan, yakni Kepolisian Malang Kota akan lebih ketat menjaga keamanan setelah terjadinya insiden Makassar.

“Kegiatan peribadatan juga berjalan normal dan lancar, bahkan pada hari Minggu lalu tiga peribadatan tidak kami cancel, dan tetap dilaksanakan,” tandasnya. (ned)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polemik Bau Limbah Biogas di Tlekung, Polisi Tunggu Hasil Uji Sampel

1 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Trauma Korban Kecelakaan KM Virgo di Singosari Dipulihkan, Polres Malang Berikan Pendampingan Psikologis

1 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Akui Pernah Beraksi di Sejumlah TKP, Pelaku Penggelapan Motor Dibekuk Polres Batu

1 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Bau Menyengat Limbah Biogas Masuk Rumah, Warga Tlekung Lapor Polisi: “Ibu Saya Sampai Batuk Darah”

1 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Malang Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, BK Tunggu Kepolisian

1 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Kebakaran Toko Ogan Malang: Penjaga Toko Alami Luka Bakar, Kerugian Capai Rp25 Juta

1 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !