BACAMALANG.COM – Penyanyi muda Indonesia, Princess Fitria, semakin mantap menapaki industri musik Tanah Air. Dikenal dengan julukan “Putri Galau” karena penghayatan emosionalnya saat membawakan lagu-lagu sedih, kini ia siap menghadirkan warna baru lewat genre pop Melayu.
Princess Fitria dijadwalkan merilis single terbaru berjudul Relakan Kepergianku pada 15 Mei 2026. Lagu tersebut menjadi langkah baru dalam perjalanan karier musiknya setelah sebelumnya identik dengan lagu-lagu ambyar bernuansa Jawa.
“Kalau nyanyi lagu galau saya sering sampai nangis sendiri. Kayak benar-benar masuk ke liriknya,” ujar Princess Fitria saat ditemui, Kamis (14/5/2026).
Julukan “Putri Galau” melekat karena ia dikenal mampu menyampaikan lagu penuh emosi hingga terbawa suasana saat tampil di atas panggung.
“Memang mungkin sudah jadi karakter saya. Kalau lagu sedih itu benar-benar saya maknai dari hati,” katanya.
Berawal dari Kisah Patah Hati
Perjalanan musik Princess Fitria dimulai sejak tahun 2021. Banyak lagu yang ia ciptakan lahir dari pengalaman pribadi, termasuk kisah cinta yang kandas karena tak mendapat restu.
Salah satu lagunya yang cukup dikenal publik adalah Sabar Sayang, yang mengangkat cerita tentang hubungan asmara yang terhalang perbedaan status sosial.
“Daripada cuma dipendam sendiri, akhirnya saya tuangkan lewat lagu,” ungkapnya.
Sejauh ini, Princess Fitria telah merilis sekitar 10 lagu bernuansa ambyar. Beberapa di antaranya yakni Sehidup Semati, Kanjuruhan Malang, hingga Bakso Malang Remix.
Tak hanya menghadirkan lagu bertema patah hati, ia juga konsisten memasukkan unsur lokal dan budaya daerah ke dalam karya-karyanya.
“Saya ingin mengangkat potensi daerah lewat lagu-lagu saya,” tuturnya.
Coba Tantangan Baru di Genre Pop Melayu
Keputusan beralih ke genre pop Melayu disebut menjadi tantangan sekaligus warna baru bagi Princess Fitria. Ia mengaku tertarik dengan karakter musik Melayu yang dinilai selaras dengan warna vokalnya.
“Saya memang suka lagu pop Melayu. Cengkoknya juga cocok sama saya,” katanya.
Manajer Princess Fitria, Roni Hamzah, menilai kehadiran sang penyanyi di genre tersebut berpotensi memberi nuansa segar di industri musik Indonesia.
“Untuk penyanyi perempuan di genre Melayu masih sedikit. Kami ingin menghadirkan warna baru di industri musik Indonesia,” ujar Roni.
Menurutnya, single Relakan Kepergianku menjadi awal transformasi musikal Princess Fitria menuju pasar musik yang lebih luas.
“Kami yakin karena Princess Fitria punya karakter suara sendiri dan ciri khas yang kuat,” tambahnya.
Tetap Usung Musik Galau
Meski mulai mengeksplorasi genre pop Melayu, Princess Fitria memastikan identitas musik galau tetap menjadi ruh utama dalam setiap karyanya.
“Pokoknya tetap bernuansa galau dan menyentuh hati,” ucapnya.
Single terbaru tersebut nantinya dapat dinikmati melalui kanal YouTube resmi serta berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, dan TikTok.
Dengan karakter vokal emosional serta eksplorasi musik yang terus berkembang, Princess Fitria optimistis mampu menjangkau lebih banyak penikmat musik di Indonesia.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































