BACAMALANG.COM – Aksi dugaan gendam terjadi di Pertashop Tawangrejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Minggu (11/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut viral setelah diunggah akun Instagram gdl story dan ramai diperbincangkan warga.
Dalam unggahan tersebut, admin akun menjelaskan kronologi singkat kejadian. Disebutkan, dua orang tak dikenal diduga menjalankan modus tukar uang untuk memperdaya penjaga pertashop hingga mengalami kerugian jutaan rupiah.
“Bantu viralkan min lokasi Pertashop Tawangrejeni Turen Kabupaten Malang pada tanggal 11 Mei 2026 sekitar jam 17.30 WIB. Singkat kronologi terkena gendam. Ciri dua orang tersebut orang asing Arab memakai pakaian hitam dan satunya memakai jaket hitam pakai masker, modus tukar uang dan kerugian mencapai jutaan,” tulis admin akun tersebut.
Rekaman CCTV yang terpasang di dalam ruangan memperlihatkan dua pelaku diduga berbagi peran. Seorang perempuan bercadar hitam tampak mendekati dan berbincang dengan penjaga perempuan di area kasir. Sementara seorang pria mengenakan jaket hoodie hitam, penutup kepala, masker bermotif putih, serta celana hitam, terlihat berdiri di dekat pintu masuk sambil memantau situasi sekitar.
Dalam rekaman itu, pelaku perempuan diduga berhasil memperdaya korban hingga menyerahkan sejumlah uang pecahan Rp100 ribu. Tak lama kemudian, pelaku pria ikut masuk ke dalam ruangan sebelum keduanya pergi meninggalkan lokasi setelah uang berpindah tangan.
Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet. Akun bernama Nona Saputra menyebut aksi itu sangat meresahkan. Sementara akun Fendie mengatakan ciri-ciri pelaku mirip dengan pelaku yang pernah beraksi di wilayah Dampit dan Hisanah Bululawang. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada apabila menemui orang dengan ciri serupa.
Akun lain, Octa, turut menyebut adanya dugaan kejadian serupa yang menimpa penjual es oyen di depan Golden Futsal, Gondanglegi.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan, termasuk modus tukar uang yang diduga digunakan pelaku. Warga yang merasa pernah mengalami kejadian serupa diminta segera melapor kepada pihak kepolisian.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































