Konsen Garap Milenial dan Andalkan KOMUNIKASI, PKB Optimis Raup Suara Besar di Pemilu 2024 - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 16 Agu 2022 11:25 WIB ·

Konsen Garap Milenial dan Andalkan KOMUNIKASI, PKB Optimis Raup Suara Besar di Pemilu 2024


 Konsen Garap Milenial dan Andalkan KOMUNIKASI, PKB Optimis Raup Suara Besar di Pemilu 2024 Perbesar

BACAMALANG.COM – Bekal amunisi dan peluru banyak, amat dibutuhkan dalam pertarungan di pesta demokrasi Pemilu 2024 nanti.

Betapa tidak, hal ini dipicu kompetisi yang semakin tajam, karena partai jumbo yang kuat, ditambah persaingan dengan partai baru yang mencoba peruntungan di perhelatan akbar lima tahunan tersebut.

Salah satu partai yang percaya diri melaju di tengah perang perebutan suara rakyat itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Selain merawat semua segmen, kami konsentrasi menggarap kalangan milenial dan mengandalkan KOMUNIKASI,” tegas Sekretaris DPC PKB Ahmad Farih Sulaiman, Selasa (16/8/2022).

Pria yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Malang tersebut menjelaskan terkait strategi pemenangan. “Kami membangun komunikasi yang sebenarnya dan juga KOMUNIKASI (teko, muni, kasih), dan silaturrahmi,” tukasnya.

Ia mengungkapkan apa yang dilakukan untuk menjaring suara pemilih pemula. Yakni dengan menjalankan program kegiatan kepemudaan/kaum milenial secara berkala, dan berkelanjutan.

Menjawab terkait bagaimana konsolidasi yang dilakukan hingga tingkat terbawah, dikatakannya pihaknya berupaya membentuk kelompok/komunitas.

Jika belum ada, atau sebaliknya, maka pihaknya masuk ke dalam komunitas/kelompok pemuda milenial di setiap tingkatan daerah, hingga RT dan RW.

Ia memaparkan tentang”magnet” untuk menarik minat pemilih. Yaitu dengan menyiapkan fasilitas atau memfasilitasi kaum milenial yang dibutuhkan dan berkembang saat ini.

Ditanya apa strategi untuk meminimalisir golput dan menarik ke PKB, maka ia mengungkapkan jika pihaknya lebih menekankan menjalankan pendidikan politik secara non formal.

“Pendidikan politik, atau pelatihan-pelatihan non formal yang dapat diminati pemuda di era milenial saat ini selayaknya gencar dilakukan. Upaya ini lumayan untuk mengurangi golput,” pungkasnya. (had)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Biaya Penyakit Jantung Tembus Rp100 Triliun, BPJS Kesehatan Dorong Gaya Hidup Sehat Sejak Muda

30 September 2026 - 19:32 WIB

Takut Keselamatan Terancam, Pemilik Warung Nasi Goreng di Kota Batu Tempuh Jalur Hukum

30 September 2026 - 18:21 WIB

Kadernya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Gerindra Kabupaten Malang Hormati Proses Hukum

30 September 2026 - 16:49 WIB

Relawan Malang Berangkat Mandiri, Salurkan Bantuan Terdampak Bencana NTT

30 September 2026 - 13:59 WIB

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD Kabupaten Malang yang Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba di Surabaya

30 September 2026 - 13:28 WIB

Gerindra Pastikan Tak Ada Toleransi Kader yang Terbukti Melawan Hukum

30 September 2026 - 13:02 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !