BACAMALANG.COM – Bekal amunisi dan peluru banyak, amat dibutuhkan dalam pertarungan di pesta demokrasi Pemilu 2024 nanti.
Betapa tidak, hal ini dipicu kompetisi yang semakin tajam, karena partai jumbo yang kuat, ditambah persaingan dengan partai baru yang mencoba peruntungan di perhelatan akbar lima tahunan tersebut.
Salah satu partai yang percaya diri melaju di tengah perang perebutan suara rakyat itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Selain merawat semua segmen, kami konsentrasi menggarap kalangan milenial dan mengandalkan KOMUNIKASI,” tegas Sekretaris DPC PKB Ahmad Farih Sulaiman, Selasa (16/8/2022).
Pria yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Malang tersebut menjelaskan terkait strategi pemenangan. “Kami membangun komunikasi yang sebenarnya dan juga KOMUNIKASI (teko, muni, kasih), dan silaturrahmi,” tukasnya.
Ia mengungkapkan apa yang dilakukan untuk menjaring suara pemilih pemula. Yakni dengan menjalankan program kegiatan kepemudaan/kaum milenial secara berkala, dan berkelanjutan.
Menjawab terkait bagaimana konsolidasi yang dilakukan hingga tingkat terbawah, dikatakannya pihaknya berupaya membentuk kelompok/komunitas.
Jika belum ada, atau sebaliknya, maka pihaknya masuk ke dalam komunitas/kelompok pemuda milenial di setiap tingkatan daerah, hingga RT dan RW.
Ia memaparkan tentang”magnet” untuk menarik minat pemilih. Yaitu dengan menyiapkan fasilitas atau memfasilitasi kaum milenial yang dibutuhkan dan berkembang saat ini.
Ditanya apa strategi untuk meminimalisir golput dan menarik ke PKB, maka ia mengungkapkan jika pihaknya lebih menekankan menjalankan pendidikan politik secara non formal.
“Pendidikan politik, atau pelatihan-pelatihan non formal yang dapat diminati pemuda di era milenial saat ini selayaknya gencar dilakukan. Upaya ini lumayan untuk mengurangi golput,” pungkasnya. (had)





















































