BACAMALANG.COM – Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah turnamen bulutangkis berskala internasional. HOO HAA CUP 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan menghadirkan lebih dari 3.000 peserta dari berbagai negara, Selasa (17/3/2026).
Turnamen ini menarik karena mempertemukan pebulu tangkis dari berbagai level, mulai dari amatir hingga profesional dalam satu ajang. Selama tiga hari pelaksanaan, pertandingan akan digelar secara simultan di 25 lapangan, menjadikannya salah satu turnamen dengan jumlah lapangan terbanyak dalam satu venue di Indonesia.
Dengan total hadiah mencapai Rp2,5 miliar, HOO HAA CUP 2026 membuka beragam kategori pertandingan, di antaranya Amateur, Professional, Max 35 Open, 3 on 3, Combined Age, VVIP, hingga Combined Age 90. Ragam kategori ini memberikan kesempatan luas bagi pemain lintas usia dan kemampuan untuk berpartisipasi.
Tournament Director HOO HAA CUP 2026, Marlev Mainaky, mengatakan turnamen ini dirancang sebagai wadah bagi pecinta bulutangkis untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional di dalam negeri.
“Turnamen ini kami hadirkan sebagai wadah bagi para pecinta bulutangkis dari berbagai level dan generasi untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional di Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, ajang ini tidak hanya soal persaingan, tetapi juga menjadi momentum mempertemukan komunitas bulutangkis dari berbagai negara sekaligus memperkuat ekosistem olahraga tersebut di Tanah Air.
Hal senada disampaikan Co-Founder HOO HAA CUP 2026, Marcia Hutagalung. Ia menegaskan bahwa turnamen ini mengusung semangat keterbukaan dan kebersamaan.
“HOO HAA CUP hadir untuk merayakan kecintaan terhadap bulutangkis. Kami ingin menciptakan ajang yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga hangat, tempat di mana pemain dari berbagai level bisa bertemu, bertanding, dan saling belajar,” katanya.
Selain pertandingan, penyelenggara juga menyiapkan berbagai aktivitas pendukung bagi pengunjung, mulai dari sesi temu legenda bulutangkis dan atlet profesional Indonesia, bazaar UMKM, hingga beragam kuliner selama turnamen berlangsung.
Turnamen ini turut didukung oleh PT Mentari Cemerlang Indonesia (Hundred) sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan ekosistem bulutangkis yang lebih inklusif. Direktur perusahaan tersebut, Guntur Hardep, menilai bulutangkis memiliki kedekatan kuat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
“Melalui HOO HAA CUP 2026, kami ingin merayakan semangat tersebut sekaligus menghadirkan pengalaman bermain yang seru dan menyenangkan bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 1 Februari dan akan ditutup pada 24 Mei 2026 melalui platform tiket.com. Panitia berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetitif, tetapi juga mempererat koneksi antar komunitas bulutangkis dari berbagai negara.
Dengan skala besar dan konsep inklusif yang diusung, HOO HAA CUP 2026 diharapkan menjadi salah satu turnamen bulutangkis yang tidak hanya menghadirkan persaingan sengit, tetapi juga memperkuat budaya kebersamaan dalam olahraga yang telah mengakar kuat di Indonesia.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































