Mantapkan Kepanjen Jadi Kota Seni: Pameran Lukisan Digelar Reguler, Wahana Eratkan Silaturahmi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 8 Mei 2025 12:21 WIB ·

Mantapkan Kepanjen Jadi Kota Seni: Pameran Lukisan Digelar Reguler, Wahana Eratkan Silaturahmi


 Pelukis senior, Imam Rosi’, bersama lukisan impresionisme yang energik dan menarik. (Hadi Triswanto) Perbesar

Pelukis senior, Imam Rosi’, bersama lukisan impresionisme yang energik dan menarik. (Hadi Triswanto)

BACAMALANG.COM – Kepanjen, Kabupaten Malang, semakin mengukuhkan diri sebagai pusat seni budaya dengan berbagai kegiatan kreatif yang rutin digelar. Para seniman lokal dan komunitas kreatif berupaya mendorong geliat seni melalui pameran lukisan serta kegiatan edukasi budaya.

Salah satu gelaran utama adalah pameran seni lukis yang berlangsung secara reguler. Seorang pelukis senior, Imam Rosi’, yang aktif mengikuti pameran di berbagai kota seperti Malang, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, serta kota-kota lain di Indonesia, termasuk Bandung, mengungkapkan bahwa karya-karyanya banyak menggambarkan obyek sosial seperti pasar, gedung lama, sawah saat panen, dan keindahan bangunan bersejarah. Ia menggunakan teknik palet dan aliran impresionisme, yang menurutnya lebih fleksibel dan memudahkan ekspresi spontan dalam berkarya.

“Alhamdulillah, respons masyarakat baik atas pameran lukisan ini. Hari ini adalah hari terakhir pameran, dan kami bersyukur pameran ini menjadi wahana menguatkan silaturahmi. Kami berencana mengadakan pameran secara reguler dan semoga Kepanjen bisa menjadi kota seni kebanggaan bersama,” ungkap Imam Rosi’.

Imam Rosi’ juga memiliki visi besar untuk Kepanjen sebagai kota seni. “Saya ingin Kepanjen punya identitas budaya yang kuat. Seni bisa jadi denyut nadi kota ini — tempat lahirnya kreativitas dan bertumbuhnya seniman muda. Mari jadikan Kepanjen sebagai kota seni!” ujarnya.

Upaya pelestarian seni ini tidak berhenti di pameran, tetapi juga mencakup peningkatan keterlibatan komunitas dan edukasi seni untuk generasi muda.

Dengan semakin semaraknya berbagai kegiatan seni, harapan besar tumbuh agar Kepanjen tidak hanya berkembang secara fisik tetapi juga memiliki jiwa budaya yang kuat serta kreativitas yang terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Uri-uri Budaya Jawa, Parade Tari dan Kuda Lumping Semarakkan Festival Gendang Purnama Ganesha di Karangkates

19 Mei 2026 - 16:16 WIB

Lestarikan Budaya, Digelar Lomba Tari Gendang Purnama Ganesha 8 di Karangkates

15 Mei 2026 - 17:16 WIB

Elektro Day SMK PGRI 3 Malang, Cara Seru Belajar Tanpa Suasana Membosankan

15 Mei 2026 - 12:20 WIB

Dijuluki “Putri Galau”, Princess Fitria Siap Gebrak Industri Musik Lewat Single Pop Melayu Baru

14 Mei 2026 - 18:34 WIB

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende, Warga NTT Malang Raya Bahas Inkulturasi Iman Katolik di Tengah Kehidupan Modern

14 Mei 2026 - 08:23 WIB

Prodi Teknologi Pendidikan FIP UNESA Gelar Pelatihan Susun Instrumen Evaluasi Berbasis AI Bagi Guru SMA Barunawati Surabaya

10 Mei 2026 - 16:46 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !