Mahasiswa Tewas Dibacok Brutal di Gondanglegi, Diduga Korban Penganiayaan Terencana - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 18 Mei 2025 08:20 WIB ·

Mahasiswa Tewas Dibacok Brutal di Gondanglegi, Diduga Korban Penganiayaan Terencana


 Mayat tergeletak di jalan. (ilustrasi) Perbesar

Mayat tergeletak di jalan. (ilustrasi)

BACAMALANG.COM – Suasana tenang di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, mendadak berubah mencekam pada Sabtu dini hari, 17 Mei 2025. Seorang pria muda ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir Jalan Trunojoyo, tepatnya di depan Car Wash and Coffee, Dusun Kalibureng, Desa Sukosari. Korban diketahui bernama Ahmad Husaini (22), seorang mahasiswa asal Dusun Pandak, Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran.

Kapolsek Gondanglegi, AKP Lukman Hudin, menyebut jasad Ahmad ditemukan sekitar pukul 00.30 WIB dalam kondisi mengenaskan. Luka bacok menganga terlihat di bagian kepala, leher, punggung, pundak, hingga paha. Polisi menduga kuat korban menjadi sasaran penganiayaan berat yang berujung kematian.

“Begitu mendapat laporan dari warga, anggota langsung menuju lokasi dan menemukan korban sudah tak bernyawa. Luka-luka yang ditemukan mengindikasikan kekerasan berat. Kami langsung menghubungi tim identifikasi dan unit Reskrim Polres Malang,” ujar AKP Lukman.

Laporan awal diterima dari warga sekitar yang melapor ke petugas Satsamapta Polres Malang di Pos Polisi CV. Sayap Mas. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Gondanglegi datang ke lokasi untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi jenazah ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang guna keperluan autopsi.

Polisi saat ini masih mendalami kasus tersebut dan membuka kemungkinan bahwa pelaku lebih dari satu orang.

“Ini bukan kejadian biasa. Kami menduga ada unsur kesengajaan dan kemungkinan perencanaan. Motif masih kami dalami dan saksi-saksi sudah mulai dimintai keterangan,” tambah Kapolsek.

Kasus ini pun memicu keprihatinan warga setempat yang berharap pelaku segera ditangkap dan diadili.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 209 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Pelaku Gendam Beraksi di Turen, Penjaga Pertashop Tertipu hingga Uang Jutaan Rupiah Raib

16 Mei 2026 - 09:42 WIB

Tiga Remaja Bermotor di Bululawang Bobol Tiga Kedai dalam Semalam

16 Mei 2026 - 09:38 WIB

Usai Antar Pesanan, Driver Ojol Dibegal Tiga Pria Bersenjata di Kota Batu, Motor Raib

16 Mei 2026 - 09:33 WIB

Soroti Dugaan Jual Beli Lapak PKL di Kota Batu, Praktisi Hukum Desak Pemkot Segera Hadir

16 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, Petugas Teknis Peternakan Kecamatan dan Dokter Hewan Diberi Pembekalan

16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Pengendara Motor Meninggal Usai Hantam Truk Tangki di Singosari

16 Mei 2026 - 07:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !