PKB Usung Bu Nyai, Umar Usman Gigit Jari - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 15 Agu 2020 16:56 WIB ·

PKB Usung Bu Nyai, Umar Usman Gigit Jari


 PKB Usung Bu Nyai, Umar Usman Gigit Jari Perbesar

BACAMALANG.COM – Teka-teki siapakah bakal calon Bupati Malang yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB untuk melawan petahana di Pemilihan Kepala Daerah alias Pilkada 2020 akhirnya terjawab sudah.

Partai besutan Muhaimin Iskandar itu memberikan mandat kepada Lathifah Shohib, wanita yang kini berstatus sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR.

Munculnya nama Bu Nyai tidak begitu mengejutkan. Sedari awal, nama wanita 60 tahun itu memang sudah masuk dalam bursa Pemilihan Bupati Malang 2020.

Justru yang menjadi kejutan adalah, gagalnya dr Umar Usman untuk mendapatkan rekomendasi dari partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang itu. Umar yang sebelumnya telah diberikan bekal surat persetujuan untuk menjalin komunikasi dengan internal dan eksternal PKB, pada akhirnya justru tidak diberikan rekomendasi sebagai bakal calon Bupati Malang.

Perjuangan Umar yang selama ini sudah bergerilya menjalankan amanat PKB, seakan menjadi sia-sia. Ia pada akhirnya harus gigit jari karena tidak mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat atau DPP PKB.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang atau DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad mengatakan jika Umar sudah diberikan kesempatan, namun menurut hasil evaluasi tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan perkembangan signifikan.

“Sebenarnya kan tidak ada masalah ya. Dokter Umar diberikan surat mandat, namun itu setelah dikasih sampai tanggal 10 (Juli, red) masih belum begitu menunjukkan signifikan,” kata pria yang akrab disapa Gus Ali ini, Sabtu (15/8/2020).

Pria yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau DPR RI ini menyampaikan, hasil evaluasi tersebut menjadi pertimbangan DPP PKB memutuskan untuk memberikan rekomendasi kepada Bu Nyai.

“Maka dari itu, DPP, karena waktunya sudah pendek, maka harus segera mengambil keputusan seperti hari ini,” ungkap Gus Ali.

PKB sendiri memilih menyandingkan Bu Nyai dengan mantan Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono. Lathifah sebagai bakal calon Bupati, sedangkan Didik diberikan mandat sebagai bakal calon Wakil Bupati Malang.

Demi menumbangkan calon petahana, yaitu HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto atau Sandi bersama Malang Makmur-nya, PKB telah memiliki jargon Malang Bangkit. PKB pun sudah memiliki sebutan untuk pasangan Lathifah dan Didik, yaitu Ladub!. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pasca Lebaran 2026, Polres Malang Perketat Patroli Perbankan dan Kawasan Rawan

31 Maret 2026 - 19:23 WIB

Respons Cepat Wali Kota Batu Nurochman, Tinjau Banjir Banyuning dan Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

31 Maret 2026 - 19:14 WIB

Cerdik Disembunyikan di Nasi, Penyelundupan HP ke Lapas Kelas I Malang Berhasil Digagalkan

31 Maret 2026 - 19:07 WIB

Akademisi UNIRA Malang Berikan Pandangan Soal Dinamika Backdrop Halalbihalal Tirta Kanjuruhan

31 Maret 2026 - 13:49 WIB

PDI Perjuangan Respon Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Almarhum

31 Maret 2026 - 13:26 WIB

Gerak Cepat Tekan Stunting, Pemdes Beji Optimalkan Posyandu ILP dan Fokus Kesehatan Ibu Hamil

31 Maret 2026 - 12:55 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !