BACAMALANG.COM – Ribuan warga Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, tumpah ruah mengikuti Kirab Hasil Bumi dalam rangka Selamatan Desa “Ketindan Semarak 2025” akhir pekan ini. Tradisi tahunan ini bukan sekadar perayaan budaya, namun juga menjadi simbol ketahanan pangan lokal dan wujud syukur atas limpahan hasil bumi.
Dalam kirab tersebut, berbagai hasil pertanian seperti sayur-mayur, buah-buahan, umbi-umbian, hingga hasil kebun lain diarak oleh warga dari masing-masing RT dan RW. Pawai yang berlangsung meriah ini memperlihatkan keragaman dan kekayaan sumber daya alam desa sekaligus menonjolkan kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi leluhur.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses. Semoga membawa kemanfaatan luas,” ujar Bastian Nova Pratama, salah satu dewan juri Kirab, kepada BacaMalang, Minggu (20/7/2025).
Tradisi kirab hasil bumi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kecintaan warga terhadap tanah kelahiran mereka. Masyarakat berharap, selain sebagai pelestarian budaya, acara ini juga mendorong desa menjadi lebih makmur dan sejahtera.
“Tradisi ini harus terus dijaga. Selain mengenalkan potensi desa, kirab juga menjadi pengingat akan pentingnya ketahanan pangan dan kebersamaan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Dengan semangat rukun dan harapan akan desa yang “gemah ripah loh jinawi”, kirab ini menjadi refleksi atas nilai-nilai lokal yang tak lekang oleh zaman.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor & Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga




















































