Laka Lantas di Kabupaten Malang Naik 137 Persen, Faktor Kelelahan Pengendara jadi Penyebab Utama - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 30 Mar 2026 17:42 WIB ·

Laka Lantas di Kabupaten Malang Naik 137 Persen, Faktor Kelelahan Pengendara jadi Penyebab Utama


 Kasatlantas Polres Malang, AKP Chelvin, memberikan keterangan mengenai angka kecelakaan selama mudik liburan idulfitri kepada awak media. (Humas Polres Malang) Perbesar

Kasatlantas Polres Malang, AKP Chelvin, memberikan keterangan mengenai angka kecelakaan selama mudik liburan idulfitri kepada awak media. (Humas Polres Malang)

BACAMALANG.COM – Angka kecelakaan lalu – lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Malang mengalami kenaikan 137 persen, dan faktor kelelahan pengendara (microsleep) jadi penyebab utama kecelakaan lalu-lintas tersebut.

Terkaih lokasi kecelakaan paling banyak terjadi di jalur arteri pada siang hari, seperti di kawasan Singosari, Lawang, hingga arah Blitar, sedangkan di jalan tol, tercatat nihil kejadian kecelakaan.

“Terjadi kenaikan 137 persen, dipicu mobilitas kendaraan cukup tinggi saat arus mudik dan balik,” tegas Kasatlantas Polres Malang, AKP Chelvin, kepada awak media, belum lama ini.

Dikataknnya, jumlah kecelakaan meningkat dari 8 kasus pada tahun 2025 menjadi 19 kasus pada tahun 2026, atau naik 137,5 persen. Korban meninggal dunia tercatat 1 orang dari sebelumnya nihil. Korban luka berat juga meningkat dari 1 menjadi 3 orang, sementara luka ringan naik dari 18 menjadi 30 orang.

Faktor utama penyebab kecelakaan didominasi kelelahan pengendara atau microsleep, terutama saat kondisi lalu – lintas padat. “Kalau jalan padat, kendaraan tidak melaju kencang, tapi pengendara bisa tertidur dan itu berbahaya,” katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, memastikan kondisi fisik tetap prima, serta beristirahat yang cukup sebelum berkendara. Diharapkan tidak memaksakan diri jika sudah merasa lelah, berhenti sejenak dan istirahatlah.

Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan perjalanan mudik Lebaran menjadi lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ali Murtadlo Siap Bawa PKB Kabupaten Malang Raih 14 Kursi di Pemilu 2029

30 Maret 2026 - 18:16 WIB

Mengabdi di Pelosok Negeri, Perjalanan Dokter Gigi Internship Alumni FKG UB di Pasangkayu Sulawesi Barat

30 Maret 2026 - 15:47 WIB

Halal Bi Halal UMM: Dari Spirit Ramadan ke Penguatan Ukhuwah, Hadirkan Doorprize Umrah hingga Tabungan Haji

30 Maret 2026 - 12:43 WIB

Atap SMKN 1 Ampelgading Ambruk, KBM Tetap Berjalan dengan Penanganan Darurat

30 Maret 2026 - 10:23 WIB

Kembangkan Precision Mentoring Berbasis Data untuk Guru, Mahasiswa Sains Data UB Raih Juara 3 PILMAPRES 2026

30 Maret 2026 - 07:46 WIB

Dugaan Upeti Emas ke Klinik Pratama, Ini Keterangan BPJS Cabang Malang

30 Maret 2026 - 07:21 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !