BACAMALANG.COM – Angka kecelakaan lalu – lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Malang mengalami kenaikan 137 persen, dan faktor kelelahan pengendara (microsleep) jadi penyebab utama kecelakaan lalu-lintas tersebut.
Terkaih lokasi kecelakaan paling banyak terjadi di jalur arteri pada siang hari, seperti di kawasan Singosari, Lawang, hingga arah Blitar, sedangkan di jalan tol, tercatat nihil kejadian kecelakaan.
“Terjadi kenaikan 137 persen, dipicu mobilitas kendaraan cukup tinggi saat arus mudik dan balik,” tegas Kasatlantas Polres Malang, AKP Chelvin, kepada awak media, belum lama ini.
Dikataknnya, jumlah kecelakaan meningkat dari 8 kasus pada tahun 2025 menjadi 19 kasus pada tahun 2026, atau naik 137,5 persen. Korban meninggal dunia tercatat 1 orang dari sebelumnya nihil. Korban luka berat juga meningkat dari 1 menjadi 3 orang, sementara luka ringan naik dari 18 menjadi 30 orang.
Faktor utama penyebab kecelakaan didominasi kelelahan pengendara atau microsleep, terutama saat kondisi lalu – lintas padat. “Kalau jalan padat, kendaraan tidak melaju kencang, tapi pengendara bisa tertidur dan itu berbahaya,” katanya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, memastikan kondisi fisik tetap prima, serta beristirahat yang cukup sebelum berkendara. Diharapkan tidak memaksakan diri jika sudah merasa lelah, berhenti sejenak dan istirahatlah.
Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan perjalanan mudik Lebaran menjadi lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



















































