Ahmad Basarah: Teknologi Metaverse Harus Berpijak Pada Pancasila - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 13 Jul 2022 18:16 WIB ·

Ahmad Basarah: Teknologi Metaverse Harus Berpijak Pada Pancasila


 Ahmad Basarah: Teknologi Metaverse Harus Berpijak Pada Pancasila Perbesar

BACAMALANG.COM – Saat ini kemajuan teknologi informasi global, termasuk fenomena metaverse  tidak dapat dihindari. Termasuk salah satunya di perguruan tinggi, sebagai entitas intelektual dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, berkewajiban memanfaatkan teknologi metaverse ini untuk kepetingan masyarakat.

Hal ini diungkapkan Ketua MPR RI Dr. Ahmad Basarah, SH., MH dalam Seminar Nasional bertema Metaverse: Peluang dan Tantangan Pendidikan Tinggi di Era Industri 5.0,  di Auditorium Kampus 1 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Rabu (13/7/2022).

Basarah menambahkan, ilmu pengetahuan dan teknologi harus falsafah bangsa, yakni Pancasila.

“Sehingga seminar ini sangat relevan, agar kita semua tidak terombang-ambing pada perkembangan dunia yang begitu cepat dan dahsyat tersebut,” tegasnya.

Basarah mengingatkan kemajuan teknologi ini pasti dimanfaatkan sejumlah pihak yang membawa kepentingan ideologi lain.

“Metaverse membuat orang dapat belajar apa saja, kapan saja dan dimana saja, khususnya melalui media sosial. Bahkan radikalisme, ektrimisme, terorisme maupun liberalisme dapat dipelajari secara instan maupun dikampanyekan lewat internet,” terangnya.

Oleh karena itu ia berpendapat, bangsa yang besar adalah bangsa yang berpijak pada falsafah bangsanya sendiri, yakni Pancasila sebagai benteng dan way of life bangsa Indonesia. Seperti konsep-konsep pemikiran kebangsaan yang dikemukakan para pendahulu Indonesia, yakni Presiden Sukarno, GusDur maupun Nurcholis Majid.

“Biarkan Amerika, Jepang Perancis dan Arab dengan falsafah mereka sendiri, tetapi Indonesia hanya dengan jati dirinya yakni Pancasila,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Kecerdasan Buatan (AI) dan Keamanan Siber Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Eng. Anto Satryo Nugroho, B. Eng., M. Eng. menjelaskan bahwa Metaverse adalah konsep dunia yang konsisten, online, 3D yang mengkombinasikan berbagai virtual space yang berbeda.

“Dalam dunia Metaverse kemungkinan user untuk bekerja, bermain game, bersosialisasi, dan melakukan kolaborasi penelitian di ruang 3 dimensi tersebut,” ungkapnya.

Anto menjelaskan tiga elemen utama Metaverse, yakni virtual reality dan artificial intelligence (AI), Teknologi Web 3.0, dan Teknologi Block Chain.

“Dimana kita dapat melakukan interaksi dan transaksi yang sebelumnya tidak pernah kita pikirkan,” tukasnya.

Menurut Anto, ada beberapa tantangan dalam Metaverse. Di antaranya masalah privasi, perlindungan terhadap anak, kesehatan, ketidaksamaan akses, Metaverse laws, desensitization, dan identity hacking.
Seperti diungkapkan Ahmad Basarah, Anto juga menitikberatkan bagaimana Metaverse ini sangat diminati masyarakat.

“Di Indonesia, penggunaan media sosial masih didominasi Facebook, yang diikuti oleh YouTube, Instagram, dan Twitter, yang memungkinkan kita melakukan komunikasi, tak terbatas waktu dan tempat,” paparnya.

Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE, menyatakan kesiapannya menjadi kampus Metaverse pertama di Indonesia yang . diyakini akan membangun proses belajar mengajar di kampus.

“Kami juga bersiap menghadirkan konsep kampus Metaverse untuk bisa diakses oleh masyarakat luas, apalagi BRIN juga mendukung, sehingga besar harapan kami ke depan tercipta lulusan unggul yang handal dalam dunia teknologi informasi,” tandasnya. (ned)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Pelaku Gendam Beraksi di Turen, Penjaga Pertashop Tertipu hingga Uang Jutaan Rupiah Raib

16 Mei 2026 - 09:42 WIB

Tiga Remaja Bermotor di Bululawang Bobol Tiga Kedai dalam Semalam

16 Mei 2026 - 09:38 WIB

Usai Antar Pesanan, Driver Ojol Dibegal Tiga Pria Bersenjata di Kota Batu, Motor Raib

16 Mei 2026 - 09:33 WIB

Soroti Dugaan Jual Beli Lapak PKL di Kota Batu, Praktisi Hukum Desak Pemkot Segera Hadir

16 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, Petugas Teknis Peternakan Kecamatan dan Dokter Hewan Diberi Pembekalan

16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Pengendara Motor Meninggal Usai Hantam Truk Tangki di Singosari

16 Mei 2026 - 07:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !