Geliat Kuliner Kepanjen, Ramai Saat Akhir Pekan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 8 Jun 2024 20:59 WIB ·

Geliat Kuliner Kepanjen, Ramai Saat Akhir Pekan


 Salah satu menu terlaris Food Truck Nusantara Nadi Babat Pedas. (ist) Perbesar

Salah satu menu terlaris Food Truck Nusantara Nadi Babat Pedas. (ist)

BACAMALANG.COM – Usaha kuliner seolah tidak ada matinya, demikian pula fenomena yang terjadi di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Sejumlah pelaku usaha kuliner mengaku senang saat weekend (akhir pekan) karena penjualannya ramai dibanding hari biasa.

Salah satunya seperti yang dikatakan Owner Food Truck Nusantara Andika Kurniawan yang sehari-harinya menyediakan aneka menu Nusantara.

“Alhamdulillah penjualan saat akhir pekan cukup ramai dibanding hari-hari biasa,” tukas Andika Kurniawan kepada BacaMalang.com, Sabtu (8/6/2024).

Setiap hari Food Truck Nusantara biasa mangkal di dekat Pos Polisi Kepanjen depan Pasar Kepanjen.

Sejak tahun 2023 ia memulai jualan dan beralasan lebih memilih jualan makanan dengan konsep Food Truck Nusantara karena lebih efektif dan bisa berpindah tempat menyesuaikan event.

Menu paling laris yakni soto ayam Nusantara, gudeg dan, babat pedas dan jika dibandingkan order pembelian antara online dan offline, lebih banyak pembeli offline.

Ia mengungkapkan, ramai jualan biasanya hari Minggu (Car Free Day) dan Sabtu, Minggu (Night Food Truck). Untuk hari biasa buka pukul 19.00 WIB – 02.00 WIB.

Dikatakannya, pembeli mayoritas dari Kepanjen, Pakisaji, Gondanglegi, Pagak, dan Sumberpucung.

Beragam menu disediakan meliputi Nasi Gudeg Rp 20 ribu, Nasi Babat Pedas Rp 20 ribu, Rawon Rp 20 ribu, dan Nasi Paru Pedas Rp 20 ribu. Untuk minuman Es Teh Rp 6000 -dan Es Jeruk Rp-7000.

Sementara itu, hal senada dituturkan penjual kupang lontong Tatik Wahyuni jika penjualan ramai saat Sabtu-Minggu.

“Saya senang hingga kini lontong kupang semakin banyak disukai masyarakat Malang Raya. Alhamdulillah kalau Sabtu – Minggu jualan ramai,” urainya.

Memanfaatkan ceruk pasar penjual kupang yang masih jarang, Tatik Wahyuni, membuka usaha warung kupang lontong bertempat di Taman Contong Kepanjen Kabupaten Malang.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 356 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pakar Ekonomi UB: Jaga Optimisme Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

20 Mei 2026 - 09:42 WIB

Atria Hotel Hadirkan Relaksasi dengan Fasilitas Massage, Jadi Pilihan Tamu untuk Recharge Setelah Aktivitas

20 Mei 2026 - 09:04 WIB

Giat ASN Korpri Belanja ke Pasar Tradisional, Dongkrak Ekonomi Pedagang dan UMKM

19 Mei 2026 - 16:06 WIB

Langkah Kecil Hari Ini Bisa Mengantarkanmu ke Tanah Suci

19 Mei 2026 - 12:30 WIB

Alia Tour Buka Promo Umrah Awal Musim 1448 H, Jamaah Mulai Berburu Paket Hemat

19 Mei 2026 - 06:16 WIB

Mau Umroh Tahun Ini? Datang ke Pameran MOG 19–24 Mei 2026, Ada Promo Mulai Rp26 Jutaan dari An-Nahl Travel

18 Mei 2026 - 21:40 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !