ITN Akan Gelar Wisuda ke 64 dan 65 pada 27 Maret 2021 Secara Full Daring, Ini Alasannya

Dr. Agung Witjaksono, ST MT (dua dari kiri), Ketua panitia Wisuda ke 64 dan 65 ITN Malang saat paparan terkait pelaksanaan wisuda, Kamis (25/3/2021) (ned)

BACAMALANG.COM – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang akan menggelar wisuda ke 64 dan 65 pada Sabtu, 27 Maret 2021 besok.

Wisuda ini dilaksanakan sepenuhnya secara daring, meskipun SE Walikota Malang yang memperkenankan wisuda luring dengan ketentuan jumlah maksimal 200 wisudawan dan 400 pendamping wisudawan terbit pada 22 Maret 2021.

Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik terbitnya SE itu.

“Namun sayang, SE ini sampai di perguruan tinggi sudah terlambat, karena kami sudah mempersiapkan wisuda secara full daring,” ungkapnya, Kamis (25/3/2021).

Abraham Lomi menuturkan, banyak alumni yang sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing. Sehingga apabila akan digelar secara luring, mereka akan kesulitan jika harus datang ke Kota Malang, karena harus melakukan berbagai tahap prokes yang memakan waktu.

“Apalagi para alumnni kami ini tersebar di hampir seluruh daerah di NKRI,” imbuhnya.

Hal ini juga diberlakukan kepada para wisudawan terbaik ITN dalam wiuda kali ini.

“Setelah kami lihat, ternyata jumlahnya masih melebihi dari ketentuan dalam surat edaran tersebut,” tandasnya.

Ketua Panitia Wisuda DR Agung Witjaksono ST MT menambahkan, pelaksanaan wisuda secara full daring ini juga sebagai antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di era pandemi ini.

“Kami tidak ingin seperti perguruan tinggi lain yang memaksakan untuk menggelar wisuda secara luring, sehingga terjadi penertiban dari aparat maupun satgas,” jelasnya.

Agung mengatakan, konsekuensinya, pihak ITN akan menyiapkan segala sesuatu terkait penerapan teknologi penyelenggaraan wisuda  secara daring lewat internet.

“Mulai ketersediaan dan kekuatan jaringan, bandwith hingga arahan kepada para wisudawan dan keluarganya di tempat atau kampung halamannya masing-masing agar dapat menyiapkan koneksi terbaik saat wisuda nanti,” tuturnya.

Agung mengaku pihaknya juga sudah mengirim toga ke rumah setiap wisudawan.

Pihaknya sudah menyiapkan semacam live video seolah-olah tiap wisudawan akan didampingi Rektor dan Dekan masing-masing.

“Momen paling sakral adalah saat pemindahan kuncir oleh Rektor, nah momen ini akan dapat digelar secara virtual secara live, bukan hanya foto saja, sehingga nuansa wisuda secara luring tetap terasa dan momennya dapat didokumentasikan secara pribadi lewat screen shot dan sebagainya,” tutup Agung.

Wisuda ITN ke 64 dan 65 ini diikuti 885 wisudawan, yang terdiri dari 637 wisudawan lulusan periode I 2020 dan 248 wisudawan periode I tahun 2021, yang meliputi jenjang diploma, sarjana dan pascasarjana. (ned)