Juni 2022, BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Malang Catat 204 Kejadian Gempa di Jatim - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 5 Jul 2022 15:22 WIB ·

Juni 2022, BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Malang Catat 204 Kejadian Gempa di Jatim


 Juni 2022, BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Malang Catat 204 Kejadian Gempa di Jatim Perbesar

BACAMALANG.COM – Untuk daerah Jawa Timur pada Juni 2022 BMKG Stasiun Geofisika Malang mencatat ada 204 (dua ratus empat kejadian
gempa bumi).

“Selama Juni 2022 untuk daerah Jawa Timur pada Juni 2022 BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Malang mencatat ada 204 (dua ratus empat kejadian gempa bumi),” tegas Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Malang, Ma’muri, baru-baru ini.

Ada tiga gempa bumi berkekuatan terbesar. Yaitu terjadi pada (14/6/2022) berkekuatan 4,2 magnitudo terjadi di 253 km Barat Daya Pacitan. Kedua pada (14/6/2022) terjadi di 239 km Barat Daya Pacitan. Dan ketiga pada (12/6/2022) berkekuatan 5,7 magnitudo di 6 km Tenggara Pacitan.

Berdasarkan kedalaman pusat gempa bumi, 171 (seratus tujuh puluh satu) kejadian gempa bumi merupakan gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km (h ≤ 60 km), 32 (tiga puluh dua) kejadian gempa bumi menengah dengan kedalaman (60 km ≤ h < 300 km), 1 (satu) kejadian gempa bumi dalam dengan kedalaman ≥ 300 km, dan 1 (satu) kejadian gempa bumi yang dirasakan. Magnitudo terbesar yang tercatat adalah M 5.7 dan magnitudo terkecil yang tercatat adalah M 1.3.

Dari peta distribusi epicenter gempa bumi periode Juni 2022, terlihat 176 (seratus tujuh puluh enam) kejadian gempa bumi terjadi di laut tersebar di Selatan pulau Jawa dan 28 (dua puluh delapan) kejadian gempa bumi terjadi di darat.

Epicenter gempa bumi yang terjadi di laut yang tersebar di selatan Pulau Jawa sebagai akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

Sedangkan gempa bumi dangkal yang terjadi di darat, epicenter yang berwarna merah sebagai akibat dari pergerakan patahan lokal di daerah tersebut, gempa bumi menengah
dengan epicenter berwarna kuning yang merupakan gempa bumi sebagai aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia, dan gempa bumi dalam dengan epicenter berwarna hijau. Pada periode ini terekam 1 (satu) kejadian gempa bumi dirasakan.

“Kesimpulan laporan kegempaan Juni yaitu magnitudo terbesar M 5.7 dan terkecil yaitu M 1.3. Pada periode ini terdapat 171 kejadian gempa bumi dangkal, 32 menengah,
1 gempa bumi dalam, dan terekam 1 kejadian gempa bumi dirasakan. Kejadian terbanyak tanggal 06 Juni 2022 (15 kejadian gempa bumi), disebabkan aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal,” pungkasnya.(*/had)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Pelaku Gendam Beraksi di Turen, Penjaga Pertashop Tertipu hingga Uang Jutaan Rupiah Raib

16 Mei 2026 - 09:42 WIB

Tiga Remaja Bermotor di Bululawang Bobol Tiga Kedai dalam Semalam

16 Mei 2026 - 09:38 WIB

Usai Antar Pesanan, Driver Ojol Dibegal Tiga Pria Bersenjata di Kota Batu, Motor Raib

16 Mei 2026 - 09:33 WIB

Soroti Dugaan Jual Beli Lapak PKL di Kota Batu, Praktisi Hukum Desak Pemkot Segera Hadir

16 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, Petugas Teknis Peternakan Kecamatan dan Dokter Hewan Diberi Pembekalan

16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Pengendara Motor Meninggal Usai Hantam Truk Tangki di Singosari

16 Mei 2026 - 07:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !