BACAMALANG.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat kinerja positif selama masa Angkutan Lebaran 2026. Di wilayah Malang Raya, KAI Daop 8 berhasil melayani sebanyak 191.722 penumpang, baik arus mudik maupun balik.
Jumlah tersebut terdiri dari 94.787 penumpang berangkat dan 96.935 penumpang datang melalui sejumlah stasiun di Malang Raya. Angka ini meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai 187.933 penumpang.
Tingginya angka pengguna jasa kereta api ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi yang dinilai semakin aman, nyaman, dan tepat waktu.
Puncak arus mudik terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 penumpang, terdiri dari 6.055 penumpang naik dan 3.599 penumpang turun. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 29 Maret 2026 dengan jumlah 10.304 penumpang, yakni 4.097 penumpang naik dan 6.207 penumpang turun.
Di wilayah Malang Raya, terdapat lima stasiun utama yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, yaitu Stasiun Malang, Stasiun Malang Kota Lama, Stasiun Lawang, Stasiun Kepanjen, dan Stasiun Sumberpucung. Kelima stasiun ini memiliki peran strategis dalam menghubungkan Malang dengan berbagai kota besar seperti Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Banyuwangi, hingga Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pelanggan tidak lepas dari karakteristik Malang Raya sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata di Jawa Timur.
“Pertumbuhan pelanggan pada angkutan Lebaran ini juga didorong oleh daya tarik Malang Raya sebagai tujuan wisata,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 terus mengoptimalkan pelayanan melalui berbagai peningkatan fasilitas, baik di stasiun maupun di atas kereta.
Mulai dari menjaga kebersihan, memastikan kesiapan sarana, mempermudah akses informasi, hingga meningkatkan layanan digital untuk pemesanan tiket dan informasi perjalanan. Selain itu, petugas juga disiagakan untuk membantu pelanggan, termasuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
KAI Daop 8 juga memastikan keandalan operasional dengan melakukan pemeriksaan ekstra terhadap prasarana seperti rel, jembatan, dan sistem persinyalan guna menjamin keselamatan perjalanan di tengah tingginya volume penumpang.
Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 ini turut didukung oleh sinergi berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan yang membantu pengamanan serta pelayanan di stasiun maupun di dalam kereta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini. Alhamdulillah, seluruh perjalanan berjalan aman, lancar, dan kondusif,” pungkas Mahendro.
Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan inovasi demi memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































