BACAMALANG.COM – Guna memberikan panduan pengembangan tata kelola kepariwisataan desa dan masukan pemerintah untuk sinergitas, maka digelar Forum Group Discussion (FGD) dengan peserta dari lintas kota.
“Selain memetakan tata kelola kepariwisataan desa masing-masing, dalam proses FGD ini peserta tiap desa juga berbagi cerita dan saling memberikan masukan berharga terkait tata kelola kepariwisataan desa kepada peserta dari desa lainnya,” tegas Inisiator Komunitas Jelajah Kampung, M. Anwar, baru-baru ini.
Dikatakannya dirinya berkesempatan memandu fasilitasi dalan FGD assessment tata kelola kepariwisataan desa di Bakorwil 3 Malang tersebut.
Peserta dalam pertemuan ini berasal dari beberapa perwakilan Desa dari kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Malang dan Kota Batu.
“Dalam FGD tersebut peserta memetakan seperti apa tata kelola kepariwisataan (Man, Material, Money, Method, Market) yang sudah ada dan dilaksanakan di tiap tiap desanya. Seperti apa hasilnya, hal-hal yang dianggap kurang optimal dan juga memetakan hal hal yang harus disempurnakan,” terangnya.
Dikatakannya, hasil dari FGD ini tentu menjadi temuan yang berharga bagi tiap desa dan menjadi Benchmark tata kelola kepariwisataan desa masing-masing serta sebagai panduan dalam mengembangkan tata kelola kepariwisataan Desa ke depan.
“Juga sebagai masukan kepada pemerintah untuk mengkoordinasikan kepada para pihak terkait kebutuhan peningkatan/perbaikan Tata Kelola Kepariwisataan desa ke depan,” pungkasnya.(*/had)




















































