Komitmen Selalu Hadir di Tengah Masyarakat, UMM Luncurkan Pusdiklat Kebencanaan Bidang Kesehatan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 16 Okt 2024 15:30 WIB ·

Komitmen Selalu Hadir di Tengah Masyarakat, UMM Luncurkan Pusdiklat Kebencanaan Bidang Kesehatan


 Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si (dua dari kiri), bersama para narasumber simposium saat peluncuran pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) Kebencanaan Bidang Kesehatan secara simbolis di Theater Dome UMM, Rabu (16/10/2024). (Nedi Putra AW) Perbesar

Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si (dua dari kiri), bersama para narasumber simposium saat peluncuran pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) Kebencanaan Bidang Kesehatan secara simbolis di Theater Dome UMM, Rabu (16/10/2024). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuat terobosan. Seperti yang terbaru, UMM atau yang biasa disebut Kampus Putih ini meluncurkan pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) Kebencanaan Bidang Kesehatan di Theater Dome UMM, Rabu (16/10/2024).

Kehadiran Pusdiklat ini semakin memperkuat kiprah Kampus Putih yang selalu hadir membantu masyarakat ketika mengalami bencana. Mulai dari banjir, gempa, longsor, erupsi maupun letusan gunung berapi dan lainnya.

Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si menjelaskan, bahwa pusdiklat ini akan membahas dan melaksanakan mulai dari hulu hingga hilir.

“Jadi di sini tidak hanya fokus pada materi dan diskusi maupun pemikiran saja, tapi juga benar-benar bertindak dalam mengantisipasi serta mengendalikan efek bencana,” tegasnya.

Rektor menambahkan, launching dan simposium ini diharapkan bisa memberikan wawasan baru, inspirasi, dan kesiapan dalam menanggulangi serta recovery terhadap efek bencana yang muncul.

“Segala hal yang terjadi karena alam maupun kelalaian manusia, perlu diukur sejauh mana kemampuan kita dalam menanggulanginya,” katanya.

Dikatakan Nazar, sapaan akrabnya, bahwa upaya antisipasi memang harus diperhatikan. Dia memberikan contoh bagaimana semua gedung dan sarana di UMM sudah diasuransikan.

Kemudian, Kampus Putih juga sudah memiliki mekanisme jika terjadi bencana. Mulai dari titik kumpul, alur evakuasi, dan lain sebagainya.

Nazar juga mengungkapkan, bahwa peluncuran pusdiklat kebencanaan bidang kesehatan ini tak lepas dari kiprah dan upaya yang sudah dilakukan UMM.

Salah satunya bagaimana rumah sakit umum milik UMM mampu menangani Covid-19 yang terjadi beberapa tahun lalu.

“Mereka sukses membantu menekan angka penyebaran virus dan meningkatkan potensi kesembuhan pasien. Bahkan RSU UMM sukses mendapatkan penghargaan dari pemerintah Jawa Timur,” urainya.

Rektor juga menegaskan, bahwa pada saat Covid-19, pihaknya memiliki sistem yang baik dalam menanganinya.

Seperti menyediakan tempat untuk isolasi, menyediakan vitamin, atap RS untuk berjemur, hingga teknik pengambilan maupun mengirim logistik.

“Bahkan kami juga sudah membuat APD sendiri. Maka kehadiran Pusdiklat ini tentu akan memperkuat sistem dan kiprah UMM, dan kami bersyukur diberi kesehatan yang baik sehingga tetap aman saat penanganan di tengah pandemi,” tukasnya.

Selain itu UMM juga memiliki komunitas bencana, yakni mahasiswa relawan siaga bencana (Maharesigana) yang sudah sejak lama turun ke berbagai lokasi kebencanaan,

“Mereka membantu masyarakat, tidak hanya di hal-hal fisik, tapi juga membantu para korban bencana untuk bangkit secara psikologis,” tandasnya.

Sarana dan prasarana Pusdiklat ini juga sangat baik. Mampu menyediakan rusunawa, SDM unggul Maharesigana, tim dokter RS UMM, hingga melibatkan MDMC Muhammadiyah.

Dilengkapi dengan sarana prasarana mumpuni, Pusdiklat UMM diharapakan jadi yang terdepan membantu sesama.

Pewarta : Nedi Putra AW

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Modus Pura-Pura Belanja, Pemuda Tulungagung Curi 3 HP di Kepanjen dan Ditangkap Polisi

19 Mei 2026 - 16:11 WIB

Keluarga Korban Kanjuruhan Ungkap Intimidasi dan Teror Saat Perjuangkan Keadilan

19 Mei 2026 - 15:32 WIB

SMP PGRI 1 Bululawang Beri Sepeda untuk Siswa Kurang Mampu, Demi Cegah Putus Sekolah

19 Mei 2026 - 14:03 WIB

Damkarmat Kota Batu Latih Penanggulangan Kebakaran di Mikutopia, Wisatawan Merasa Aman

19 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sidang Pembunuhan “Wanita Michat” di PN Malang, JPU Hadirkan Tiga Saksi

19 Mei 2026 - 12:47 WIB

GRIB JAYA Kabupaten Malang Bela Cak Dur, Soroti Dugaan Ketidakadilan Polemik Bendungan Lahor

19 Mei 2026 - 09:59 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !