Optimalkan Peran Ayah, Pengmas FISIP UB Gelar Workshop Cegah Stunting - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 19 Sep 2023 15:38 WIB ·

Optimalkan Peran Ayah, Pengmas FISIP UB Gelar Workshop Cegah Stunting


 Psikolog Departemen Psikologi FISIP UB Ika Adita Silviandari, S.Psi., M.Psi (berdiri kedua dari kanan, jilbab pink) berfoto bersama usai workshop. (ist) Perbesar

Psikolog Departemen Psikologi FISIP UB Ika Adita Silviandari, S.Psi., M.Psi (berdiri kedua dari kanan, jilbab pink) berfoto bersama usai workshop. (ist)

BACAMALANG.COM – Untuk meningkatkan partisipasi ayah dalam pencegahan stunting, program Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) FISIP Universitas Brawijaya (UB) menggelar workshop dengan tema yang sama, baru-baru ini.

“Kami ingin meningkatkan partisipasi ayah dalam pencegahan stunting, lewat workshop,” tegas Psikolog Departemen Psikologi FISIP UB Ika Adita Silviandari, S.Psi., M.Psi kepada BacaMalang.com, Selasa (19/9/2023).

Gelar workshop dengan tema : Peran Ayah dalam Pencegahan Stunting, diadakan, karena intervensi atau keterlibatan pola asuh orang tua dalam mencegah stunting selama ini lebih banyak melibatkan peran ibu balita dua tahun (BADUTA) dan ibu hamil.

Sementara, partisipasi ayah dalam pengasuhan anak untuk mencegah stunting, masih sangat rendah.

Berdasarkan hasil survei analisa situasi Baduta stunting di Kota Batu pada bulan Februari 2023, menunjukkan bahwa salah satu penyebab anak mengalami stunting ialah ayah Baduta merupakan perokok.

Ayah perokok menyebabkan pendapatan keluarga yang seharusnya bisa untuk membeli kebutuhan protein anak, justru dialokasikan untuk membeli rokok, dan asap rokok ini juga berpengaruh pada kesehatan Baduta.

Psikolog Departemen Psikologi FISIP UB Ika Adita Silviandari, S.Psi., M.Psi (berdiri pertama, dari kiri, jilbab pink) berfoto bersama usai workshop. (ist)

Intervensi perilaku orang tua khususnya terkait pola asuh dalam pencegahan stunting, tentunya tidak hanya cukup pada ibu saja, namun diperlukan peran ayah.

Keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, tentunya akan lebih optimal dalam upaya pencegahan stunting pada anak.

Kegiatan workshop ini bertujuan tidak hanya meningkatkan pengetahuan ayah seputar faktor penyebab stunting dan cara pencegahannya.

Tetapi juga peningkatan pengetahuan ayah tentang kesetaraan gender dalam pengasuhan anak, sehingga diharapkan berimbas terhadap peningkatan partisipasi ayah, dalam mengasuh anak untuk mencegah stunting.

Workshop ini diselenggarakan di Resto Bondesa, sebuah usaha tempat makan sekaligus catering yang dikelola ibu-ibu masyarakat desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu yang diikuti oleh ayah anak BADUTA yang mengalami stunting, serta perwakilan dari Bidan, PKK dan Kader KB desa Tulungrejo.

Selain workshop, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan proses diskusi dalam sebuah Forum Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk mengidentifikasi akar permasalahan stunting di Desa Tulungrejo.

Berdasarkan laporan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2022, angka stunting di Kota Batu mengalami kenaikan sebesar 10,2% dibanding tahun sebelumnya (Kemenkes RI, 2021, 2022).

Kenaikan angka stunting di Kota Batu merupakan kenaikan tertinggi nomor tiga di Jawa Timur, setelah Kabupaten Ngawi, dengan kenaikan angka stunting sebesar 12,3%, disusul Kabupaten Jember sebesar 11% (Kemenkes RI, 2021, 2022).

Kegiatan diskusi difokuskan pada upaya penurunan angka stunting yang sudah dilakukan, baik di level Pemerintah Kota Batu maupun Pemerintah Desa Tulungrejo serta kendala yang dihadapi oleh Bidan, kader KB dan PKK sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat selama menangani permasalahan stunting.

“Diharapkan lewat kegiatan ini kami bisa ikut meningkatkan peran ayah dalam pencegahan stunting, sehingga bisa mewujudkan masa depan keluarga Indonesia lebih baik,” terangnya mengakhiri.

Pewarta : Hadi Triswanto
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 125 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Pelaku Gendam Beraksi di Turen, Penjaga Pertashop Tertipu hingga Uang Jutaan Rupiah Raib

16 Mei 2026 - 09:42 WIB

Tiga Remaja Bermotor di Bululawang Bobol Tiga Kedai dalam Semalam

16 Mei 2026 - 09:38 WIB

Usai Antar Pesanan, Driver Ojol Dibegal Tiga Pria Bersenjata di Kota Batu, Motor Raib

16 Mei 2026 - 09:33 WIB

Soroti Dugaan Jual Beli Lapak PKL di Kota Batu, Praktisi Hukum Desak Pemkot Segera Hadir

16 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, Petugas Teknis Peternakan Kecamatan dan Dokter Hewan Diberi Pembekalan

16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Pengendara Motor Meninggal Usai Hantam Truk Tangki di Singosari

16 Mei 2026 - 07:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !