PDI Perjuangan Respon Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Almarhum - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 31 Mar 2026 13:26 WIB ·

PDI Perjuangan Respon Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Almarhum


 Ahmad Basarah saat mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Princess Nourah bin Abdulrahman University beberapa waktu lalu. (ist) Perbesar

Ahmad Basarah saat mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Princess Nourah bin Abdulrahman University beberapa waktu lalu. (ist)

BACAMALANG.COM – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan keluarga besar PDI Perjuangan menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Praka Farizal Rhomadhon dalam menjalankan tugas negara sebagai pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah mengatakan, secara khusus Megawati telah memberikan intruksi kepada jajaran kader partai berlambang banteng kepada almarhum. Tidak hanya itu, PDI Perjuangan mengusulkan kepada pemerintah agar memberikan kenaikan pangkat anumerta, jaminan hari tua, dan masa depan pendidikan anak almarhum.

“Keluarga besar PDI Perjuangan juga akan bergotong royong membantu keluarga korban, termasuk pemberian santunan rumah atau beasiswa bagi anak Praka Farizal yang saat ini baru berusia dua tahun,” kata Basarah, dalam pernyataan yang diterima bacamalang, Selasa (31/3/2026).

Basarah juga menyampaikan, prajurit TNI yang gugur adalah perisai dan perwujudan nyata dari manifestasi amanat Pembukaan UUD 1945 yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Selama hampir tujuh dekade, Kontingen Garuda telah menjadi mahkota diplomasi Indonesia di kancah dunia yang membuktikan bahwa bangsa ini tidak hanya berbicara tentang perdamaian, tetapi juga bersedia berkorban untuk mewujudkannya di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.

PDI Perjuangan juga menyatakan mengutuk keras setiap tindakan dari pihak manapun yang mengakibatkan jatuhnya korban di kalangan personel perdamaian PBB. Serangan terhadap penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi DK PBB 1701 dan hukum humaniter internasional.

PDIP juga mendukung penuh upaya UNIFIL dalam membuka investigasi independen dan mendesak agar hasilnya disampaikan secara transparan kepada publik dan Dewan Keamanan PBB.

Partai berlogo banteng itu juga mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil peran kepemimpinan di antara negara-negara pengirim pasukan (Troop Contributing Countries) guna memperkuat rezim perlindungan personel perdamaian PBB, termasuk melalui kajian ulang Rules of Engagement yang lebih protektif.

Basarah menyampaikan PDIP juga mengajak seluruh kekuatan politik nasional untuk bersatu dan bekerja sama dalam menuntut keadilan bagi prajurit yang gugur serta memastikan keselamatan lebih dari 1.200 prajurit Indonesia yang masih bertugas di Lebanon.

“Semoga almarhum Praka Farizal Rhomadhon mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutur Basarah.

Terbaru, selain Praka Farizal, ada dua prajurit TNI yang juga gugur saat menjalankan tugas di Lebanon.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Akademisi UNIRA Malang Berikan Pandangan Soal Dinamika Backdrop Halalbihalal Tirta Kanjuruhan

31 Maret 2026 - 13:49 WIB

Gerak Cepat Tekan Stunting, Pemdes Beji Optimalkan Posyandu ILP dan Fokus Kesehatan Ibu Hamil

31 Maret 2026 - 12:55 WIB

Vonis Tipikor Lahan Polinema: Dua Terdakwa Diganjar 2 Tahun Penjara, Negara Selamatkan Aset

31 Maret 2026 - 12:16 WIB

Butuh Rp 200 Juta, Disdik Jatim Targetkan Perbaikan Kelas SMKN 1 Ampelgading Selesai Sebulan

31 Maret 2026 - 11:29 WIB

Fokus Infrastruktur, RKPD Kota Malang 2027 Disusun Lebih Terarah dan Prioritas

31 Maret 2026 - 05:49 WIB

Warga Sumbersuko Lawang Gempar, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Rumah

30 Maret 2026 - 23:20 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !