Pemkab Malang Instruksikan Vote Banyu Anjlok, Pokdarwis Respon Positif - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 11 Agu 2020 13:42 WIB ·

Pemkab Malang Instruksikan Vote Banyu Anjlok, Pokdarwis Respon Positif


 Pemkab Malang Instruksikan Vote Banyu Anjlok, Pokdarwis Respon Positif Perbesar

BACAMALANG.COM – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang merespon positif upaya Pemkab Malang mengeluarkan surat edaran resmi instruksi dukungan (vote) memenangkan Pantai Banyu Anjlok di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award yang diadakan Kementrian Pariwisata RI.

“Ya sangat berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Malang, memerintahkan semua camat mendukung Banyu Anjlok dan Boon Pring. Ini wujud guyub rukun kompak. Kita yakin bisa bersaing,” tandas Ketua Pokdarwis Mukhlis Selasa (11/8/2020).

Pria yang juga pendidik ini menuturkan, dirinya ikut senang jika nanti menang.
“Toh jika masuk pada posisi 1-3 Pak Bupati biasanya yang dipanggil ke Jakarta,” terang Mukhlis.

Mukhlis mengungkapkan, banyak hal yang telah dilakukan untuk mempercantik pantai Banyu Anjlok.

“Banyaklah yang telah kami lakukan. Bahkan pemerintah desa mau bikin banner kok. Berisi tulisan ajakan untuk vote agar menang,” urai pria yang mahir berselancar ini.

Pria yang fasih beberapa bahasa ini menjelaskan, pihaknya telah membuat banner dengan dana urunan mandiri.

Yakni patungan melibatkan kepala desa, masyarakat desa, anggota pokdarwis, dan kartar, yang direncanakan dipasang di tempat strategis di desa.

“Kami patungan donasi membuat banner himbauan dukungan agar Banyu Anjlok bisa menang. Dipasang di berbagai lokasi titik strategis di desa,” tegas pria yang doyan nge-vlog wisata ini.

Sekilas informasi, Bupati Malang HM Sanusi mengeluarkan sudar edaran tertanggal 7 Agustus 2020 yang menginstruksikan semua camat di Kabupaten Malang turut memberikan support dan dukungan untuk dua destinasi wisata di Kabupaten Malang agar bisa menang pada ajang prestisius API Award yang diadakan Kementrian Pariwisata RI.

Adapun dua destinasi wisata tersebut meliputi Ekowisata terpopuler (the most ecotourism) Boon Pring Andeman Desa Sanankerto Kecamatan Turen dan Surga tersembunyi (the most popular hidden paradise) pantai Bayu Anjlok Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.

Berikut cara mendukung di API Award;

  • Ketik API spasi 9 A untuk sokongan Ekowisata Boon Pring.
  • Ketik API spasi 18 B untuk Banyu Anjlok.

Selain itu masyarakat bisa juga menonton video pariwisata di YouTube Channel API Award, yakni dengan cara kunjungi channel, masuk ke tab playlist video nominasi yang didukung. Lalu klik subscribe dan like.

Perbaikan Sarana

Muklhis mengungkapkan, beberapa sarana dan prasarana terus diupayakan diajukan untuk perbaikan guna melancarkan akses wisatawan berkunjung ke Pantai Banyu Anjlok.

“Wisatawan bisa memakai perahu menuju lokasi. Kami tetap menyediakan akses perahu, karena selain natiral dan mengesankan, memberikan banyak manfaat buat warga lokal untuk penghasilan memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari,” tandas pelatih tari anak-anak di desanya itu.

Mukhlis mengatakan, pihaknya berharap Pemkab Malang turut membantu perbaikan akses jalan menuju pantai.

Ia menjelaskan, pembenahan sarana jalan cukup urgent direalisasikan mengingat ini merupakan janji bupati sejak tahun 2016 lalu.

Jalan yang rusak yaitu mulai Sumber Tangkil sampai pertigaan arah Desa Pujiharjo. Juga jalan masuk pantai keadaanya rusak. Arah pantai sekitar 500 meter panjangnya kondisi jalan makadam.

“Jalan dari Sumber Tangkil sampai Pujiharjo di sirtu. Kalau arah pantai ya tetap makadam. Padahal Bupati yang dulu pernah janji pas acara Singhasari Surfing Internasional tahun 2016,” jelas Mukhlis. (had/zuk).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Pelaku Gendam Beraksi di Turen, Penjaga Pertashop Tertipu hingga Uang Jutaan Rupiah Raib

16 Mei 2026 - 09:42 WIB

Tiga Remaja Bermotor di Bululawang Bobol Tiga Kedai dalam Semalam

16 Mei 2026 - 09:38 WIB

Usai Antar Pesanan, Driver Ojol Dibegal Tiga Pria Bersenjata di Kota Batu, Motor Raib

16 Mei 2026 - 09:33 WIB

Soroti Dugaan Jual Beli Lapak PKL di Kota Batu, Praktisi Hukum Desak Pemkot Segera Hadir

16 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, Petugas Teknis Peternakan Kecamatan dan Dokter Hewan Diberi Pembekalan

16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Pengendara Motor Meninggal Usai Hantam Truk Tangki di Singosari

16 Mei 2026 - 07:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !