BACAMALANG.COM – Selain memperkenalkan Wahana Baru The Secret of Amazon Jungle dalam rangka peringatan World Animal Day atau Hari Satwa Sedunia yang jatuh pada Rabu (4/10/2023) hari ini, Batu Secret Zoo juga menyambut kelahiran bayi Tapir Brazil pertama yang baru berusia sekitar empat minggu di exhibit baru tersebut.
Kelahiran Tapir Brazil berjenis kelamin betina yang bernama Paulina ini cukup istimewa. Ia lahir dari pasangan Fernando dari Jihlava Zoo, Ceko dan Shelly yang berasal dari Maharani Zoo.
“Saat ini Brazilian Tapir di Indonesia hanya terdapat di Batu Secret Zoo dan Maharani Zoo,” ungkap Kepala Dokter Hewan Batu Secret Zoo, dokter Prista Dwi di sela acara peresmian exhibit.
Dokter Prista menambahkan, pihaknya meyakinkan mitra mereka dengan menjamin kegiatan konservasi satwa Tapir Brazil ini, karena Batu Secret Zoo memiliki concern terhadap konservasi, terutama satwa yang terancam punah.
“Kami menyediakan tempat yang sesuai arahan mereka,” tukasnya.

Squirrel Monkey, juga menjadi koleksi exhibit baru The Secret of Amazon Jungle, Rabu (4/10/2023). (Nedi Putra AW)
Dijelaskan Prista, Shelly mulai diketahui mengalami kebuntingan pada Agustus 2023, lalu. Salah satu ciri yang ditemukan adalah kondisi puting susu yang menurun. Pemeriksaan USG dilakukan pada bulan berikutnya, dan ternyata hasilnya positif.
“Namun pendekatan Shelly dengan Fernando telah kami lakukan secara intensif sejak tahun 2021,” ujarnya.
Meski demikian masih ditemui kendala, yakni penyesuaian yang dilakukan petugas Batu Secret Zoo terhadap Shelly yang masih belum mau menyusui Paulina secara langsung .
“Si induk kami terus kami latih, salah satunya dengan mengarahkan Paulina ke arah puting induknya ketiak Shelly sedang kami usap-usap,” terangnya.
Sesuai namanya, The Secret of Amazon Jungle, wahana baru ini mengusung tema South American New Exhibit, yang berisikan satwa-satwa khas Amerika Selatan, antara lain Brazilian Tapir, Squirrel Monkey, Kinkajou, dan Capybara, serta Sloth yang didatangkan langsung dari Warsaw Zoo, Polandia.
Dalam exhibit baru pengunjung dapat masuk dan berinteraksi langsung dengan satwa Squirrel Monkey di dalamnya, yang dipandu langsung oleh keeper dan zoo educator dalam kelompok kecil maksimal 10 orang. Desain exhibit ini terinspirasi dari legenda Maya Temple termasuk ada edukasi mengenai suku Maya dari hutan Amazon.
Exhibit ini memperlihatkan tampilan dari 3 perspektif berbeda yaitu bagian atas exhibit (Kanopi), bagian bawah exhibit, serta tampilan kolam kaca sehingga pengunjung dapat melihat penampakan satwa ketika di dalam air, khususnya White-Faced Whisling Duck dan Kura-Kura Brazil.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki




















































