Resmikan Kampung Sakura di Desa Sidomulyo, Pj Wali Kota Batu Berharap Dongkrak Perekonomian Warga - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 21 Jan 2024 19:57 WIB ·

Resmikan Kampung Sakura di Desa Sidomulyo, Pj Wali Kota Batu Berharap Dongkrak Perekonomian Warga


 Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M bersama Konsulat Jepang Nakagome Kota, Kadisparta Pemkot Batu Drs. Arief As Siddiq dan Kades Sidomulyo Drs. Suharto, M.M, saat tengah minum teh usai meresmikan Kampung Sakura. (Yan) Perbesar

Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M bersama Konsulat Jepang Nakagome Kota, Kadisparta Pemkot Batu Drs. Arief As Siddiq dan Kades Sidomulyo Drs. Suharto, M.M, saat tengah minum teh usai meresmikan Kampung Sakura. (Yan)

BACAMALANG.COM – Kota Wisata Batu punya destinasi wisata baru, namanya “Kampung Sakura” yang berlokasi di RT 05, RW 11, Desa Wisata Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Kampung Sakura diresmikan langsung oleh Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M, pada Minggu (21/1/2024).

Destinasi wisata baru ini merupakan buah dari hasil kerja keras Pemerintah Desa Sidomulyo, dengan masyarakat Sidomulyo.

Kehadiran Kampung Sakura ini, praktis menambah daftar wisata tematik di Kota Batu. Memasuki area Kampung Sakura, para wisatawan yang berkunjung akan merasa seperti di Jepang, apalagi di sepanjang jalan desa disuguhkan banyak ornamen bunga sakura yang cantik.

Pj. Wali Kota Batu Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M memberikan apresiasi dengan diresmikannya Kampung Sakura ini, sekaligus berharap dapat menjadi tujuan wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.

“Keberadaan kampung tematik seperti ini bisa lebih mengangkat potensi yang ada di setiap desa. Saya bangga dengan adanya Kampung Sakura ini, Kota Batu ini desa tematiknya terbanyak di Jawa Timur. Saya harap tematiknya lebih dipertajam, sehingga dapat menjadi jujugan para wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu,” kata Pj. Wali Kota Batu Aries.

Dalam kesempatan tersebut, Vice Bidang Informasi Pendidikan dan Kebudayaan Konsulat Jenderal Jepang Nakagome Kota, mengaku senang dengan adanya Kampung Sakura yang ada Desa Sidomulyo.

“Karena di sini ada pohon sakura yang menjadi simbol kebersamaan. Kampung Sakura ini bisa menjadi tempat berkumpul masyarakat untuk membangun ikatan yang kuat, dan semoga semakin banyak orang Jepang yang datang ke Kota Batu,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Batu Drs. Aries As Siddiq, M.H juga mengapresiasi sekaligus mendukung dengan keberadaan kampung Sakura.

“Ya, tentunya kami nanti akan mempromosikan Kampung Sakura ini agar lebih dikenal luas baik kancah nasional maupun internasional. Nantinya, kami juga akan menggelar event wisata di tempat ini, agar dapat dikunjungi para wisatawan, sehingga secara otomatis dapat mendongkrak perekonomian bagi warga sekitar,” ucap Arief As Siddiq.

Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo Drs. Suharto, M.M mengaku bangga dan mendukung dengan keberadaan Kampung Sakura yang ada di Desa Sidomulyo.

“Kami atas nama Pemdes Sidomulyo dan warga masyarakat Desa Sidomulyo tentunya merasa bangga, karena nantinya dapat menambah destinasi wisata yang ada di Kota Batu. Dengan hadirnya Kampung Sakura ini, warga masyarakat setempat dapat bertambah penghasilannya, UMKM juga dapat terangkat dan diberdayakan, sehingga dengan adanya kampung Sakura ini perekonomian warga masyarakat dapat bertambah,” tandasnya.

Sejumlah spot rumah Jepang juga turut didirikan dengan pohon sakura dan tatanan taman sedemikian rupa, itu untuk menambah kental suasana Negeri Sakura.

Para wisatawan yang berkunjung juga bisa menyewa baju dan pernak-pernik Jepang seperti payung, kipas, hingga baju kimono, dengan tarif mulai dari 10 ribu rupiah.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 179 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi Pasar Induk Among Tani Masuki Babak Baru, Sejumlah Nama Pejabat Mulai Disebut

19 Mei 2026 - 22:04 WIB

Modus Pura-Pura Belanja, Pemuda Tulungagung Curi 3 HP di Kepanjen dan Ditangkap Polisi

19 Mei 2026 - 16:11 WIB

Keluarga Korban Kanjuruhan Ungkap Intimidasi dan Teror Saat Perjuangkan Keadilan

19 Mei 2026 - 15:32 WIB

SMP PGRI 1 Bululawang Beri Sepeda untuk Siswa Kurang Mampu, Demi Cegah Putus Sekolah

19 Mei 2026 - 14:03 WIB

Damkarmat Kota Batu Latih Penanggulangan Kebakaran di Mikutopia, Wisatawan Merasa Aman

19 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sidang Pembunuhan “Wanita Michat” di PN Malang, JPU Hadirkan Tiga Saksi

19 Mei 2026 - 12:47 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !