Sambut HAN 2022, Wali Kota dan Tim Penggerak PKK Kota Malang Ajak Anak Disabilitas Naik Macito - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 21 Jul 2022 20:45 WIB ·

Sambut HAN 2022, Wali Kota dan Tim Penggerak PKK Kota Malang Ajak Anak Disabilitas Naik Macito


 Sambut HAN 2022, Wali Kota dan Tim Penggerak PKK Kota Malang Ajak Anak Disabilitas Naik Macito Perbesar

BACAMALANG.COM – Menyambut Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2022, sedikitnya 20 anak penyandang disabilitas diajak Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji dan Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, keliling Kota Malang naik bus Malang City Tour (Macito), Kamis (21/7/2022).

Tidak tanggung-tanggung, Ketua TP PKK Widayati Sutiaji memandu langsung puluhan anak tersebut.

Bus pariwisata berwarna biru tersebut diberangkatkan dari rumah dinas Wali Kota di Jalan Ijen no 2 Kota Malang. Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji yang baru kembali setelah menunaikan ibadah haji ini mengatakan, momen HAN kali ini lebih kepada kesadaran terhadap pemenuhan hak atas anak yang harus ditambah.

“Banyaknya kasus kekerasan terhadap anak belakangan ini menjadi tanda agar kita harus semakin ketat mengawal,” ungkapnya.

Sutiaji menegaskan, segala kebijakan yang ada di Pemerintah Kota Malang, tetap berpihak kepada anak, implikasinya, para pelaku kekerasan dan eksploitasi terhadap anak harus mendapatkan hukuman setimpal.

“Mereka, para pelaku itu, harus diberikan hukuman yang setimpal. Misi kami sudah jelas, anak-anak itu rentan dan lemah, jadi jangan sampai ada nanti ada distorsi,” tukasnya.

Kekerasan terhadap anak menurut Sutiaji, merupakan perbuatan yang lebih kejam daripada pembunuhan, karena dapat merusak masa depan anak.

“Kekerasan terhadap anak dapat timbul dari tingkat kesedaran yang masih minim, terutama mereka yang dididik orang tua yang cenderung seperti balas dendam,” terangnya.

Rombongan anak disabilitas keliling Kota Malang naik bus Malang City Tour (Macito), Kamis (21/7/2022). (ned)

Oleh karena itu Sutiaji berupaya menekan kekerasan kepada anak dengan penguatan secara literatif.

Sementara Widayati Sutiaji mengaku sangat senang dapat memandu anak-anak berkelili kota dengan Macito ini.

“Mereka kita ajak menikmatim panorama Ijen Boulevard, Kayutangan Heritage bahkan saat singgah di Balaikota mereka sangat senang sampai foto-foto,” ungkapnya.

Widayati mengatakan, salah satu tugas pemerintah adalah peduli kepada anak-anak disabilitas.

“Kami sebelumnya telah menggandeng stakeholder lain untuk berkolaborasi memberikan fasilitas, seperti pemberian kursi roda kepada sembilan anak difabel,” tandasnya. (ned)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Pelaku Gendam Beraksi di Turen, Penjaga Pertashop Tertipu hingga Uang Jutaan Rupiah Raib

16 Mei 2026 - 09:42 WIB

Tiga Remaja Bermotor di Bululawang Bobol Tiga Kedai dalam Semalam

16 Mei 2026 - 09:38 WIB

Usai Antar Pesanan, Driver Ojol Dibegal Tiga Pria Bersenjata di Kota Batu, Motor Raib

16 Mei 2026 - 09:33 WIB

Soroti Dugaan Jual Beli Lapak PKL di Kota Batu, Praktisi Hukum Desak Pemkot Segera Hadir

16 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, Petugas Teknis Peternakan Kecamatan dan Dokter Hewan Diberi Pembekalan

16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Pengendara Motor Meninggal Usai Hantam Truk Tangki di Singosari

16 Mei 2026 - 07:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !