BACAMALANG.COM – Setelah sukses dengan gerai pertamanya di Mal Olympic Garden (MOG), The Palace Jeweler, merek perhiasan emas dan berlian berkualitas ternama dan tepercaya, kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai perusahaan retail exclusive diamond jewellery melalui ekspansi gerainya.
Perusahaan yang berada di bawah naungan Central Mega Kencana (CMK) ini meresmikan gerai keduanya di Malang Town Square (Matos), Selasa (21/11/2023).
Peresmian ini dihadiri jajaran The Palace Jeweler dan manajemen Matos ini disambut meriah masyarakat yang langsung menyerbu dan berbelanja begitu gerai dibuka.
General Manager The Palace Jeweler Jelita Setifa menyampaikan, The Palace Jeweler hadir di Matos dengan tetap mengedepankan konsep 3T yakni ‘Therlengkap, Therjangkau, Therjamin’.
“The Palace Jeweler hadir untuk menjangkau lebih banyak pecinta perhiasan yang berada di Malang dan sekitarnya. Sama seperti gerai The Palace Jeweler di berbagai kota besar di Indonesia, gerai di Malang Town Square juga mengusung konsep ‘one stop shopping destination megastore’ untuk menjamin kenyamanan konsumen saat berbelanja. Jadi, pelanggan tidak perlu berpindah tempat untuk mencari beragam pilihan perhiasan emas dan berlian yang mencerminkan kecantikan serta identitas mereka,” paparnya.

Masyarakat langsung menyerbu dan berbelanja di gerai kedua The Palace Jeweler di Malang Town Square (Matos), usai diresmikan Selasa (21/11/2023). (Nedi Putra AW)
Area Manager The Palace National Jeweler, Erwin Sugiarto Gunarso menuturkan, dengan adanya gerai baru The Palace Jeweler ini, The Palace Jeweler berharap untuk dapat memenuhi kebutuhan semua pencinta perhiasan di daerah Malang dan sekitarnya, terutama akan exclusive diamond jewellery dan perhiasan emas berkualitas dengan harga yang terjangkau dengan lebih mudah.
“Kami juga memperluas segmen market, dimana Matos dikenal sebagai mal yang ramai dikunjungi kalangan muda maupun mahasiswa dari kalangan Gen Z,” ungkapnya di sela peresmian gerai ke-56 di Indonesia ini.
Dikatakan Erwin, pihaknya telah menyiapkan perhiasan yang sesuai untuk kalangan muda.
“Jika biasanya orang memberi kado atau gift berupa boneka untuk pasangannya, sekarang sudah ada koleksi perhiasan berlian asli Moela, salah satu produk yang cocok buat anak muda dengan harga mulai Rp. 888 ribu saja,” jelasnya.
Erwin menambahkan, ada pula wedding ring seharga Rp. 10 juta sepasang, selain tentunya produk unggulan hasil kolaborasi The Palace Jeweler dengan Anne Avantie serta Samuel Wattimena yang diwujudkan dalam koleksi Nusantara.

The Palace menjamin akurasi kadar emas dengan menyediakan mesin Karatimeter di setiap store, termasuk di gerai kedua The Palace Jeweler di Malang Town Square (Matos), yang diresmikan Selasa (21/11/2023). (Nedi Putra AW).
“Siapa yang tidak kenal Anne Avantie dengan koleksi batiknya yang mendunia, sehingga di sini kolaborasi kami bukan hanya dari desain saja tapi dari filosofinya, dimana berlian didentikan dengan keabadian yang melambangkan cinta abadi. Salah satu desainnya adalah motif Truntum pada cincin kawin Kekaseh yang memiliki makna cinta yang bersemi kembali, terus bertumbuh, tulus dan abadi,” paparnya.
Sementara koleksi perhiasan Nusantara rancangan Samuel Wattimena terbagi dalam Seri Nusa, Seri Anta dan Seri Tara yang terinspirasi oleh keindahan berbagai perhiasan tradisional Indonesia yang tersebar di wilayah Indonesia Bagian Barat, Tengah, dan Timur.
“Dalam berbisnis harus dengan tetap menjaga budaya dan bangga menjadi orang Indonesia,” tegasnya.
Namun Erwin mengaku masih melakukan observasi dan evaluasi pasar di Matos. Meski demikian, ke depan ekspansi gerai The Palace National Jeweler ini akan semakin masif, agar semakin luas menjemput konsumen di manapun mereka berada.
“Bulan Januari tahun depan kami akan buka toko di Bandung, Surabaya dan Gorontalo,” tandas pria ramah ini.
Erwin kembali menegaskan The Palace Jeweler tetap hadir dengan mengusung tagline 3T: Therlengkap, Therjangkau, Therjamin.
Therlengkap di sini artinya The Palace Jeweler menawarkan koleksi perhiasan yang berhiaskan aneka ragam batu permata di satu tempat, mulai dari perhiasan emas, berlian, dan precious stones. Jadi, pelanggan tidak perlu berpindah tempat untuk mencari perhiasan ideal mereka.
“Walaupun harga koleksi perhiasan di The Palace Jeweler “Therjangkau” dan selalu mengikuti standar pasar terkini yang ditunjukkan melalui layar LED gerai, kualitas tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Demi mengutamakan mutu yang “Therjamin”, The Palace Jeweler hanya menyediakan perhiasan dengan karat emas yang ideal, yaitu minimal 18 karat dengan level 75,5% dan sudah memiliki sertifikasi SNI 8080:2020.
Biasanya, imbuh dia, kadar emas diukur dengan menggosok atau merendam dalam larutan tertentu yang tentunya berisiko tinggi mengakibatkan bekas gores.
Oleh karena itu, bukan hanya soal harga, demi kepuasan konsumen yang membeli, The Palace menjamin akurasi kadar emas dengan menyediakan mesin Karatimeter di setiap store.
“Mesin Karatimeter ini dapat mengecek kadar emas dengan metode non destruktif, yakni tanpa melalui peleburan serta yang paling akurat di pasaran emas dan berlian dengan akurasi mendekati 100 persen, yakni 99,98 persen,” ucapnya mengakhiri.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki




















































