Sempat Ciptakan Lagu untuk Kota Malang Tercinta, Selamat Jalan Sam Timur Priyono! - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 29 Mar 2024 23:01 WIB ·

Sempat Ciptakan Lagu untuk Kota Malang Tercinta, Selamat Jalan Sam Timur Priyono!


 Timur Priyono saat tampil di Konser 7 Ruang DSS Music. (ist) Perbesar

Timur Priyono saat tampil di Konser 7 Ruang DSS Music. (ist)

BACAMALANG.COM – Timur Priyono, seorang musisi senior dan pencipta lagu terkenal asal Kota Malang meninggal dunia pada Jumat (29/3/2024).

Informasi yang beredar di media sosial, menyebutkan bahwa pencipta lagu “Yang Penting Happy” ini meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di RS Mitra Keluarga Jatiasih, Kota Bekasi.

Salah satu yang membagikan kabar duka ini adalah Amir Roez, penyanyi rock era 1980-an yang juga dikenal sebagai vokalis CRID (Classic Rock In Djakarta).

“Innalillahiwainailaihirajiun…..Mohon Doanya atas meninggalnya Sedulur Musik Timur Priyono (Penulis Lagu Yang Penting Heppie)..Insyaa’Allah
Alm. Husnul Khatimah….Aamiin,” tulis Amir di akun facebooknya.

Untuk diketahui, Timur Priyono adalah pencipta lagu yang populer di era tahun 1980-an. Ia dikenal sebagai anggota grup musik Dapur ’61. Kontribusinya di dunia musik tanah air sangat luar biasa, dengan karya-karyanya yang dinyanyikan oleh Djamal Mirdad.

Bahkan pada tahun 2022 lalu, ia juga menyempatkan untuk menciptakan lagu terbarunya berjudul ‘Kota Malang Tercinta’ sebagai ungkapan rindu pada kota kelahirannya. Dalam lagu ini, Timur Priyono mengungkapkan perasaan cintanya terhadap Kota Malang dan kenangan-kenangan indah dalam hidupnya.

Meskipun telah berpulang, karya beliau tentunya akan selalu dikenang dan terus mengalun dan menginspirasi generasi-generasi berikutnya, khususnya di Bumi Arema. Selamat jalan, maestro!

 

Pewarta/Editor : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 588 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Uri-uri Budaya Jawa, Parade Tari dan Kuda Lumping Semarakkan Festival Gendang Purnama Ganesha di Karangkates

19 Mei 2026 - 16:16 WIB

Lestarikan Budaya, Digelar Lomba Tari Gendang Purnama Ganesha 8 di Karangkates

15 Mei 2026 - 17:16 WIB

Elektro Day SMK PGRI 3 Malang, Cara Seru Belajar Tanpa Suasana Membosankan

15 Mei 2026 - 12:20 WIB

Dijuluki “Putri Galau”, Princess Fitria Siap Gebrak Industri Musik Lewat Single Pop Melayu Baru

14 Mei 2026 - 18:34 WIB

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende, Warga NTT Malang Raya Bahas Inkulturasi Iman Katolik di Tengah Kehidupan Modern

14 Mei 2026 - 08:23 WIB

Prodi Teknologi Pendidikan FIP UNESA Gelar Pelatihan Susun Instrumen Evaluasi Berbasis AI Bagi Guru SMA Barunawati Surabaya

10 Mei 2026 - 16:46 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !