Strategi Komunitas Dongkrak Penjualan Motor di Kepanjen: Arena Pertarungan Brand Otomotif - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 14 Sep 2025 18:56 WIB ·

Strategi Komunitas Dongkrak Penjualan Motor di Kepanjen: Arena Pertarungan Brand Otomotif


 Anak-anak sekolah setingkat SMU menjadi pasar potensial pemasaran sepeda motor. (ist) Perbesar

Anak-anak sekolah setingkat SMU menjadi pasar potensial pemasaran sepeda motor. (ist)

BACAMALANG.COM – Pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil, sebesar 5,12 persen pada kuartal kedua 2025 menurut Badan Pusat Statistik, turut mendorong daya beli masyarakat. Di tengah tren positif ini, pasar otomotif di Kepanjen, Kabupaten Malang, menunjukkan geliat yang tak kalah menarik. Penjualan sepeda motor di wilayah ini mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Di balik lonjakan tersebut, strategi pemasaran berbasis komunitas lokal menjadi senjata utama. Pendekatan ini bukan sekadar promosi, melainkan pertaruhan besar bagi brand-brand otomotif yang bersaing mempertahankan dominasi mereka di pasar lokal.

“Kami fokus ke grup WhatsApp dan event komunitas. Di sana, loyalitas dan kepercayaan produk dibangun dari bawah,” ujar Huda, Marketing Sepeda Motor Produk Ternama di Kepanjen, kepada Baca Malang, Minggu (14/9/2025).

Strategi ini diperkuat dengan membuka peluang kerja freelance bagi anak muda serta pelatihan keterampilan sales. Tim marketing juga melakukan riset preferensi konsumen, khususnya dari kalangan Gen Z, yang menunjukkan minat tinggi terhadap motor berdesain modern dan fitur digital seperti panel instrumen LCD, konektivitas smartphone, dan sistem keyless.

Jenis motor yang paling diminati adalah skuter matik dengan teknologi hemat bahan bakar. Model-model seperti Honda Vario, Yamaha Fazzio, dan Suzuki Nex II menjadi incaran karena efisiensi dan kemudahan berkendara. Konsumen tak hanya membeli kendaraan, mereka membeli reputasi dan jaminan performa. Track record produk menjadi faktor penentu dalam keputusan pembelian.

Di Kepanjen, persaingan antar brand tak lagi sekadar soal harga. Ini soal siapa yang paling memahami denyut komunitas, siapa yang mampu membangun narasi emosional, dan siapa yang bisa menjadikan motor sebagai bagian dari gaya hidup.

Dengan pendekatan yang semakin personal dan berbasis komunitas, Kepanjen kini menjadi panggung pertarungan strategi pemasaran otomotif yang dinamis dan penuh kejutan.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dua Pelaku Gendam Beraksi di Turen, Penjaga Pertashop Tertipu hingga Uang Jutaan Rupiah Raib

16 Mei 2026 - 09:42 WIB

Tiga Remaja Bermotor di Bululawang Bobol Tiga Kedai dalam Semalam

16 Mei 2026 - 09:38 WIB

Usai Antar Pesanan, Driver Ojol Dibegal Tiga Pria Bersenjata di Kota Batu, Motor Raib

16 Mei 2026 - 09:33 WIB

Soroti Dugaan Jual Beli Lapak PKL di Kota Batu, Praktisi Hukum Desak Pemkot Segera Hadir

16 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, Petugas Teknis Peternakan Kecamatan dan Dokter Hewan Diberi Pembekalan

16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Pengendara Motor Meninggal Usai Hantam Truk Tangki di Singosari

16 Mei 2026 - 07:06 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !