Terinspirasi Program Mbatu SAE, Eko Pramono Ciptakan Lagu "Batu Kota Surgawi" - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 14 Sep 2025 12:38 WIB ·

Terinspirasi Program Mbatu SAE, Eko Pramono Ciptakan Lagu “Batu Kota Surgawi”


 Eko Pramono, penyandang disabilitas asal Desa Pesanggrahan, Kota Batu, saat tengah menciptakan lagu baru dengan judul Perbesar

Eko Pramono, penyandang disabilitas asal Desa Pesanggrahan, Kota Batu, saat tengah menciptakan lagu baru dengan judul "Batu Kota Surgawi" (Yan)

BACAMALANG.COM – Eko Pramono, seorang pengamen disabilitas asal Jalan Melati, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, kembali mencuri perhatian publik. Setelah viral karena perjuangannya mengamen demi menghidupi keluarga, kini ia menciptakan lagu berjudul Batu Kota Surgawi.

Eko mengungkapkan bahwa lagu tersebut lahir dari rasa bangganya sebagai warga Kota Batu dan terinspirasi oleh program Mbatu SAE yang digagas oleh Wali Kota Batu, Nurochman, dan Wakil Wali Kota, Heli Suyanto.

> “Kebetulan Pak Wali Kota, Cak Nur, dan Mas Heli, Wakil Wali Kota, juga asli Batu. Saya sangat terinspirasi dari beliau, terutama program Mbatu SAE. Sebagai warga Batu, saya sangat mendukung program pemerintah di bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan kesejahteraan,” ujar Eko kepada awak media, Minggu (14/9/2025).

Lagu Batu Kota Surgawi mengangkat keindahan alam, potensi wisata, dan kekayaan budaya Kota Batu. Menurut Eko, syair dan lirik lagu tersebut mengandung pesan mendalam tentang kebanggaan terhadap tanah kelahiran.

> “Kota Batu sebagai kota wisata memiliki banyak potensi yang perlu digali dan dipromosikan agar dikenal luas oleh wisatawan,” jelasnya.

Tak hanya wisata, Eko juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap sektor pertanian.

> “Petani perlu dibantu dalam memasarkan hasil bumi agar sejahtera. Potensi budaya juga harus dilestarikan melalui berbagai event agar menarik minat wisatawan,” tambahnya.

Dalam lirik lagu ciptaannya, Eko juga menyisipkan pesan tentang keberagaman dan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama.

> “Toleransi di Kota Batu sangat tinggi. Kita harus menjaga persatuan agar kota ini tetap aman dan nyaman, sehingga wisatawan betah dan ingin kembali lagi,” tutupnya.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembatasan Medsos Anak, Cegah Mereka Jadi Pelaku Kejahatan di Malang

6 April 2026 - 19:46 WIB

KAI Daop 8 Layani 191 Ribu Penumpang di Malang Raya Selama Lebaran

6 April 2026 - 19:42 WIB

Dugaan Korupsi Pasar Among Tani Menguat, Lima ASN Pemkot Batu Diperiksa Kejari

6 April 2026 - 19:32 WIB

Amarah Brawijaya Tolak Nota Kesepahaman Laga Persebaya vs Arema FC di Kanjuruhan

6 April 2026 - 06:01 WIB

Heboh! Pencari Rongsokan Ditemukan Tewas di Sungai Putat Lor Gondanglegi

5 April 2026 - 16:07 WIB

Komplotan Maling Motor Digerebek Warga Dengkol, Satu Perempuan Tertangkap dan Satu Pelaku Pria Lolos

5 April 2026 - 15:41 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !