BACAMALANG.COM – Guna membangkitkan sektor ekonomi UMKM di Kota Malang, Pemkot Malang melaunching UMKM Corner di Pasar Kasin Kelurahan Kasin Kecamatan Sukun Kota Malang, Rabu (6/7/2022).
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko hadir secara langsung dalam peresmian tersebut. Pria yang akrab disapa Bung Edi itu mengatakan, UMKM Corner ini adalah bentuk perhatian Pemkot Malang kepada pelaku UMKM. Setiap pelaku UMKM di sini sudah dilatih dan difasilitasi.
“Mulai dari legalitas jadi izin usaha terus pelatihan kemasan dan pelatihan lainnya kami bantu. Dan hasilnya kemasannya cukup bagus-bagus di sini,” ujarnya.
Tak hanya itu, untuk modal juga, Pemkot Malang membantu untuk menyambungkan ke bank-bank. Para pelaku UMKM dipermudah untuk meminjam modal.
“Terus kami pasarkan juga melalui UMKM Corner,” ujarnya.
Sementara di UMKM Corner ini, Bung Edi mengatakan, adalah wadah untuk memamerkan sekaligus menjual produksi pelaku UMKM yang sudah dipoles dan layak jual. Terletak di lahan milik Pemkot Malang, UMKM Corner digunakan pelaku UMKM untuk menjajakan jualannya. Di UMKM corner sendiri nampak bagus untuk dijadikan tempat berjualan. Semua tertata rapi di sana.
“Ini adalah salah satu bentuk tempat yang dimiliki Pemkot Malang dan dijadikan outlet untuk memasarkan produk-produk yang sudah dibina. Mereka juga memasarkannya melalui marketplace daring,” ujarnya.
Bung Edi pun menyebut dengan adanya pembinaan ini sudah ada ratusan UMKM yang bangkit dari keterpurukan ekonomi selama pandemi.
“Ini sudah ratusan yang bangkit dan promosinya sudah gencar juga,” kata dia.
Salah satu yang memanfaatkan hasil binaan Pemkot Malang sendiri adalah Ika Indayanti (34).Dua tahun lalu dia hanya lah ibu rumah tangga biasa. Ekonomi keluarganya jatuh akibat pandemi.Dia pun harus memikir otak agar biaya sehari-hari tertutup. Dia mulai dengan membikin brownies kering.
“Awal mula saya ingin membantu perekonomian keluarga yang terdampak PPKM saya usaha hingga fokus di bidang ini sekarang,” ujarnya.
Awalnya dia ikut dampingan dari Pemkot Malang. Izin usaha hingga pelatihan pengemasan dia ikuti. Alhasil, dia punya produk yang layak jual. Kini pun dia bisa membantu suaminya dalam perekonomian rumah tangga.
“Dan saat ini pemasukkannya bisa kisaran angka Rp 3 juta per bulan,” tambahnya.
Penghasilan yang menggiurkan itu didapatnya dari pelanggan yang banyak. Pelanggannya kini sudah merambah hingga luar pulau, yakni Pulau Kalimantan. Dia pun bersyukur dengan adanya UMKM Corner di Pasar Kasin ini. Sebab, banyak pelaku UMKM menginginkan wadah untuk memasarkan produknya.
“Dan saya harap dengan adanya UMKM Corner ini dapat menjadi wadah untuk belajar mengembangkan produk agar lebih dikenal masyarakat luas,” tutupnya.




















































