Wadahi Jurnalis, PW MOI Malang Raya Bentuk Pengurus

Ketua PW MOI Malang Raya, Djoko Warsito, saat diwawancarai awak media usai kegiatan acara pembentukan pengurus PW MOI Malang Raya. (Eko)

BACAMALANG.COM – Guna untuk mewadahi para jurnalis media online di Malang Raya, dibentuklah pengurus Persatuan Wartawawan Media Online Indonesia (PW MOI).

Pembentukan kepengurusan itu berlangsung di Hotel 101 Jalan Dr. Cipto No.11, Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Minggu (18/4/2021).

Menurut Dewan Pembina PW MOI Malang Raya, Darsono, dirinya bersama para jurnalis lainnya berinisiatif dan tergerak, untuk mewadahi para jurnalis dengan satu organisasi pers.

“Kami memang merasa tergerak, untuk mewadahi rekan-rekan kami satu profesi utamanya jurnalis online dengan membentuk kepengurusan PW MOI Malang Raya,” kata Cak Dar sapaan akrabnya, di sela-sela kegiatan acara pembentukan pengurus.

Dengan dibentuknya kepengurusan itu, lanjut Darsono, dirinya berharap kepada rekan-rekan jurnalis Malang Raya, untuk bisa saling melengkapi satu dengan lainnya.

“Ya, selain itu juga sebagai ajang silaturahim bagi sesama anggota. Sekaligus saling mengisi kekurangan maupun kelebihan diantara para jurnalis,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Ketua PW MOI Malang Raya, Djoko Warsito menambahkan, agar profesi dan hasil karya jurnalistik wartawan betul-betul bisa dihargai oleh komunikan medianya, maka dibutuhkan skill atau keahlian serta wawasan dalam mengolah data menjadi naskah suatu berita.

“Karena tugas seorang jurnalis terutama media online, adalah dengan mencari berita dan menulis atau menyusun berita tentang berbagai topik atas temuannya di lapangan,” imbuh Djoko.

Ia menguraikan, selain mengedukasi kepada masyarakat akan kualitas dan kuantitas hasil karya tulisan seorang wartawan, maka seorang yang berprofesi sebagai jurnalis dituntut untuk melek hukum (paham hukum-red).

“Karena tugas daripada seorang jurnalis itu mengedukasi masyarakat, dan mengkritisi melalui karya tulisnya. Maka, jika tidak melek hukum, bakal berakibat fatal kepada jurnalis maupun medianya,” paparnya.

Untuk itu, masih kata Djoko, pihaknya bakal membekali para jurnalis yang tergabung dalam organisasi pers PW MOI untuk ke depan, menggelar diklat jurnalistik.

“Tentu saja harapannya, rekan-rekan yang tergabung di organisasi pers PW MOI ini dapat menjadikan para jurnalis lebih profesional, agar dapat mengedepankan profesi jurnalis yang kompetitif, dan kredibel sesuai dengan UU pers Nomor 40, tahun 1999,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Malang Seduluran, Pramudhito Putra Virmanza, mengapresiasi sekaligus mendukung pembentukan pengurus PW MOI Malang Raya.

“Terus terang, kami sangat mendukung sekali atas pembentukan pengurus PW MOI Malang raya, karena media adalah mitra pemerintah maupun masyarakat, utamanya dalam menjalankan semua program kerja yang mana salah satunya pembangunan,” tuturnya.

Ketua Pengusaha Kampus Malang ini menyebut, agar supaya semuanya bisa berjalan dengan baik sesuai jalur dan koridornya. Maka, semua pihak harus bersinergi dengan media.

“Kita harus selalu bersinergi, terutama dengan rekan media. Karena peran dan fungsi media massa memasuki berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hanya media yang dapat didefinisikan sebagai penyebaran pesan secara luas, cepat, dan terus menerus kepada masyarakat yang besar dan beragam, dalam mengabarkan suatu fakta maupun peristiwa dalam beberapa cara,” katanya.

Ketua Bidang Keanggotaan dan Keorganisasian SAPMA PP Kabupaten malang ini juga memaparkan, bahwa peran dan fungsi media massa kini tidak dapat terpisahkan dari kehidupan khalayak.

“Bentuk media massa dewasa ini, utamanya online kian hari kian berkembang pesat. Peran dan fungsi media massa menjadi kebutuhan penting dalam komunikasi dan penyampaian informasi. Maka dari itu, penting untuk memahami peran dan fungsi media massa, agar masyarakat mengetahui sisi baiknya, ya semacam simbiosis mutualisme,” tandasnya. (Eko)