Wisuda ke 64 dan 65 pada 27 Maret 2021, Ini Karya Wisudawan Terbaik ITN Malang

Perwakilan Wisudawan Terbaik ITN Malang saat jumpa pers di kampus 1, Kamis (25/3/2021) (ned)

BACAMALANG.COM – Wisuda ke 64 dan 65 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang akan digelar pada Sabtu, 27 Maret 2021 besok rencananya akan menampilkan 885 wisudawan, yang terdiri dari 637 wisudawan lulusan periode I 2020 dan 248 wisudawan periode I tahun 2021, yang meliputi jenjang diploma, sarjana dan pascasarjana.

Wisuda kali ini juga menelurkan 21.8 persen diantara wisudawan yang lulus dengan predikat cumlaude, dengan indeks prestasi di atas 3.50 dari skala 4.0. Dari jumlah tersebut, ada 12 orang yang merupakan peserta Bidik Misi (beasiswa Pemerintah).

ITN menggelar jumpa pers yang mengenalkan 7 (tujuh) perwakilan wisudawan terbaik di kampus 1, Kamis (25/3/2021).

Mereka adalah Imam Darma Aji dari Prodi Arsitektur S-1 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Wahyu Arif Setiawan dari Prodi Teknik Listrik DIII Fakultas Teknologi Industri, Tutut Suryani dari Prodi Teknik Informatika S-1 Fakultas Teknologi Industri, Fardiah Qonita Ummi Naila dari Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota S-1 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Nur Hendri Wahyu Firdaus dari Prodi Teknik Kimia S-1 Fakultas Teknologi Industri, Eka Nur Wahyuni dari Prodi Teknik Elektro S-1 Fakultas Teknologi Industri dan Oktafianus Toding dari Program Pascasarjana Teknik Indiustri/Manajaemen Industri S-2.

Menariknya, karya-karya mereka sebagian besar sudah diterapkan di masyarakat, bukan hanya sekedar konsep saja. Seperti Imam Darma Aji mengemukakan Pusat Cenderamata Pariwisata di Kabupaten Malang dengan mengangkat kearifan lokal Malang.

“Saya menggunakan pendekatan arsitekt terhadap isu dan masalah yang ada lewat fungsi perencanaan dan tema Neo-Vernakular,” terang penerima Beasiswa Bidik Misi Pemerintah ini.

Menurut dia, konsep keseluruhan adalah menggunakan rumah adat limasan yang merupakan khas daerah Malang.

Sementara Fardiah Qonita Ummi Naila menampilkan permainan “Q-Taru” sebagai media pembelajaran penataan ruang.

“Penataan ruang sebaiknya sudah menyasart kalangan muda sejak dini, khususnya para siswa di tingkat SMA,” ujarnya.

Masyarakat sudah dapat menikmati Mobile Game “Q-Taru” ini yang dapat diunduh di Play Store.

Sedangkan Oktafianus Toding lebih menekankan pentingnya pembelajaran tiada henti bagi seorang alumni perguruan tinggi.

“Saya sudah bekerja di delapan perusahaan dalam kurun waktu 25 tahun terakhir, namun saya masih meneruskan ke jenjang strata 2 karena ilmu terus berkembang dan persiapan untuk menekuni bidang pendidikan apabila sewaktu-waktu tidak berkiprah di perusahaan,” ungkapnya.

Oleh karena itu ia berpesan agar para sarjana baru ini selain bekerja juga memikirkan untuk segera meneruskan ke jenjang pendidikan selanjutnya mumpung masih muda dan banyak kesempatan.

“Namun salah satu yang paling penting adalah penguasaan bahasa Inggris yang mnerupakan kunci di dunia kerja,” tandasnya. 

Wisuda ke 64 dan 65 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang akan digelar pada Sabtu, 27 Maret 2021 besok secara full daring, meskipun SE Walikota Malang yang memperkenankan wisuda luring dengan ketentuan jumlah maksimal 200 wisudawan dan 400 pendamping wisudawan terbit pada 22 Maret 2021. (ned)