BACAMALANG.COM – Kampung Budoyo, Kelurahan Ketawanggede, Kota Malang, menjadi ruang bertemunya seni, kreativitas, dan kolaborasi melalui Pameran Seni “PELITA”, Rabu, (29/7/2026). Acara yang diinisiasi mahasiswa KKN Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) kelompok 2 ini dimulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB di Jl. Kerto Pamuji, Kampung Budoyo, Ketawanggede, yang menyuguhkan berbagai karya seni sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan seni yang berlangsung sepanjang hari.
Penampilan dari Tim Ketawanggede 2 menjadi pembuka acara ini. Usai menyaksikan beragam penampilan seni pertunjukan, pengunjung tidak hanya diajak mengapresiasi karya visual, tetapi juga komunitas kreatif dan warga setempat. Sedangkan pameran itu ssendiri berlangsung hingga malam hari, yang dilanjutkan pertunjukan teater pada pukul 19.00 WIB sebagai pemungkas acara.
Koordinator Tim Ketawanggede 2, Nasywa Syifa, menyampaikan, melalui “PELITA”, penyelenggara berharap dapat menumbuhkan semangat berkesenian di tengah masyarakat sekaligus memperkuat Kampung Budoyo sebagai ruang terbuka bagi kreativitas, kolaborasi, dan apresiasi terhadap karya seni lokal.
“Pelita atau Perjalanan Lintas Semesta ini merupakan porgram Pengabdian kepada Masyarakat yang memghadirkan 30 karya, baik desain maupun manual dalam bentuk lukisan serta beberapa aksesoris daur ulang untuk dipamerkan,” terangnya.

Kegiatan ini juga merangkul para pelaku UMKM, baik dari lingkungan Kampung Budoyo maupun dari mahasiswa sendiri. (Nedi Putra AW)
Mahasiswi Prodi Sastra Inggris ini menambahkan, kegiatan ini juga merangkul para pelaku UMKM, baik dari lingkungan Kampung Budoyo maupun dari mahasiswa sendiri. Pihaknya juga berkolaborasi dengan Teater Lingkar FIB UB melalui cerita ringan yang menghibur masyarakat.
“Intinya kami mencoba mengajak masyarakat untuk tetap mengapresiasi seni budaya di era AI sekarang ini,” tandasnya.
Lurah Ketawanggede Raden Agung Harjaya Buana, SE. MSE., sangat mengapresiasi giat Pameran Pelita atau Perjalanan Lintas Semesta ini yang fokus pada seni khususnya seni rupa.
“Sebelumnya kelompok 2 ini membuat workshop Moon Belt sebagai penanda rumah warga Ketawanggede, yang terinspirasi dari bentuk Watugong,” ungkapnya.

Lurah Ketawanggede Raden Agung Harjaya Buana, SE. MSE. (dua dari kanan), mendampingi warga dan mahasiswa dalam pembukaan pameran “PELITA” mahasiswa KKN Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) kelompok 2 di Kampung Budoyo, Ketawanggede, kota Malang, Rabu (29/7/2026). (Nedi Putra AW)
Agung mengatakan, bahwa kegiatan kelompok 2 dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan I Kadek Yudi Astawan, S.Sn., M.Sn. ini juga sebagai pemanasan giat kampung budoyo yang akan digelar pada 25-28 September 2026, dengan tema Colorful Urban Culture, yang berbeda dengan tema Kampung Budoyo tahun sebelumnya, yakni Global Village.
Penulis buku yang juga pemerhati sejarah ini berharap aktivitas ini akan mendekatkan hubungan warga dan UB melalui program Kampung Lingkar Kampus yang diinisiasi UB dan Pemerintah Kota Malang.
“Saya berharap juga, mahasiswa akan punya kepekaan terhadap rasa kebatinan warga atas keberadaan kampus UB yang semakin maju, dan melalui pameran serta seni pertunjukan ini akan terasa jalinan kekeluargaan antara UB dan warga, dimana secara fisik UB ini terasa jauh meskipun jaraknya dekat,” pungkas Agung.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW





















































