Pameran Seni "PELITA" di Kampung Budoyo Ketawanggede, Kuatkan Program Kampung Lingkar Kampus, Suguhkan Ruang Ekspresi dan Kolaborasi Seniman Muda - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EVENT & ACARA · 29 Jul 2026 16:22 WIB ·

Pameran Seni “PELITA” di Kampung Budoyo Ketawanggede, Kuatkan Program Kampung Lingkar Kampus, Suguhkan Ruang Ekspresi dan Kolaborasi Seniman Muda


 Sejumlah warga melintas salah satu ruas gang yang dimanfaatkan untuk galeri pameran Perbesar

Sejumlah warga melintas salah satu ruas gang yang dimanfaatkan untuk galeri pameran "PELITA" mahasiswa KKN Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) kelompok 2 di Kampung Budoyo, Ketawanggede, kota Malang, Rabu (29/7/2026). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Kampung Budoyo, Kelurahan Ketawanggede, Kota Malang, menjadi ruang bertemunya seni, kreativitas, dan kolaborasi melalui Pameran Seni “PELITA”, Rabu, (29/7/2026). Acara yang diinisiasi mahasiswa KKN Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) kelompok 2 ini dimulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB di Jl. Kerto Pamuji, Kampung Budoyo, Ketawanggede, yang menyuguhkan berbagai karya seni sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan seni yang berlangsung sepanjang hari.

Penampilan dari Tim Ketawanggede 2 menjadi pembuka acara ini. Usai menyaksikan beragam penampilan seni pertunjukan, pengunjung tidak hanya diajak mengapresiasi karya visual, tetapi juga komunitas kreatif dan warga setempat. Sedangkan pameran itu ssendiri berlangsung hingga malam hari, yang dilanjutkan pertunjukan teater pada pukul 19.00 WIB sebagai pemungkas acara.

Koordinator Tim Ketawanggede 2, Nasywa Syifa, menyampaikan, melalui “PELITA”, penyelenggara berharap dapat menumbuhkan semangat berkesenian di tengah masyarakat sekaligus memperkuat Kampung Budoyo sebagai ruang terbuka bagi kreativitas, kolaborasi, dan apresiasi terhadap karya seni lokal.

“Pelita atau Perjalanan Lintas Semesta ini merupakan porgram Pengabdian kepada Masyarakat yang memghadirkan 30 karya, baik desain maupun manual dalam bentuk lukisan serta beberapa aksesoris daur ulang untuk dipamerkan,” terangnya.

Kegiatan ini juga merangkul para pelaku UMKM, baik dari lingkungan Kampung Budoyo maupun dari mahasiswa sendiri. (Nedi Putra AW)

Mahasiswi Prodi Sastra Inggris ini menambahkan, kegiatan ini juga merangkul para pelaku UMKM, baik dari lingkungan Kampung Budoyo maupun dari mahasiswa sendiri. Pihaknya juga berkolaborasi dengan Teater Lingkar FIB UB melalui cerita ringan yang menghibur masyarakat.

“Intinya kami mencoba mengajak masyarakat untuk tetap mengapresiasi seni budaya di era AI sekarang ini,” tandasnya.

Lurah Ketawanggede Raden Agung Harjaya Buana, SE. MSE., sangat mengapresiasi giat Pameran Pelita atau Perjalanan Lintas Semesta ini yang fokus pada seni khususnya seni rupa.

“Sebelumnya kelompok 2 ini membuat workshop Moon Belt sebagai penanda rumah warga Ketawanggede, yang terinspirasi dari bentuk Watugong,” ungkapnya.

Lurah Ketawanggede Raden Agung Harjaya Buana, SE. MSE. (dua dari kanan), mendampingi warga dan mahasiswa dalam pembukaan pameran “PELITA” mahasiswa KKN Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) kelompok 2 di Kampung Budoyo, Ketawanggede, kota Malang, Rabu (29/7/2026). (Nedi Putra AW)

Agung mengatakan, bahwa kegiatan kelompok 2 dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan I Kadek Yudi Astawan, S.Sn., M.Sn. ini juga sebagai pemanasan giat kampung budoyo yang akan digelar pada 25-28 September 2026, dengan tema Colorful Urban Culture, yang berbeda dengan tema Kampung Budoyo tahun sebelumnya, yakni Global Village.

Penulis buku yang juga pemerhati sejarah ini berharap aktivitas ini akan mendekatkan hubungan warga dan UB melalui program Kampung Lingkar Kampus yang diinisiasi UB dan Pemerintah Kota Malang.

“Saya berharap juga, mahasiswa akan punya kepekaan terhadap rasa kebatinan warga atas keberadaan kampus UB yang semakin maju, dan melalui pameran serta seni pertunjukan ini akan terasa jalinan kekeluargaan antara UB dan warga, dimana secara fisik UB ini terasa jauh meskipun jaraknya dekat,” pungkas Agung.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kapolresta Malang Kota Berganti, Kombes Pol Danang Disambut Tradisi Pedang Pora

29 Juli 2026 - 16:21 WIB

Sabet Medali Emas Kompetisi Paduan Suara Tertua Dunia di Spanyol, Administratio Choir UB Bikin Bangga Indonesia

29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Sambut Akhir Pekan Meriah, Satlantas Polres Batu Siapkan Skema Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Kemacetan

29 Juli 2026 - 13:40 WIB

Maling Peralatan Pancing dan Uang di Wagir Ditangkap Polisi

29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Bawa Sajam di Warung Kopi, Pemuda Asal Gedangan Diamankan Polisi Saat Patroli Malam

29 Juli 2026 - 07:58 WIB

AKBP Rulian Syauri Resmi Jabat Kapolres Malang, Gantikan AKBP Taat Resdi

29 Juli 2026 - 07:46 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !