Lahir 21 April 2025, Menhut Beri Nama Diah Untuk Anak Gajah Batu Secret Zoo - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 21 Mei 2025 17:13 WIB ·

Lahir 21 April 2025, Menhut Beri Nama Diah Untuk Anak Gajah Batu Secret Zoo


 Diah, gajah betina kelahiran Batu Secret Zoo saat tampil bersama Nazumi induknya, dalam enrichment pemberian tumpeng di area exhibit gajah, Rabu (21/5/2025). (Nedi Putra AW) Perbesar

Diah, gajah betina kelahiran Batu Secret Zoo saat tampil bersama Nazumi induknya, dalam enrichment pemberian tumpeng di area exhibit gajah, Rabu (21/5/2025). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Hari Kartini pada 21 April 2025 lalu ternyata menjadi momen istimewa bagi Batu Secret Zoo. Pasalnya, pada pukul 01.30 WIB, lahir seekor anak gajah yang menjadi kejutan bagi wahana di Jatim Park 2 Kota Batu tersebut. Satwa yang memiliki nama ilmiah Elephas maximus sumatranus ini lahir di exhibit gajah, Batu Secret Zoo. Anak gajah berjenis kelamin betina ini lahir dari gajah jantan bernama Andalas dan induk betina Nazumi, yang merupakan spesies gajah Sumatera koleksi Batu Secret Zoo, Jawa Timur Park 2.

Anak gajah ini diberi nama Diah oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, dalam seremonial di area gazebo exhibit gajah, Batu Secret Zoo, Rabu (21/5/2025). Mewakili Menhut, Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) Nur Patria Kurniawan, S.Hut., M.Sc. menuliskan nama Diah secara resmi untuk anak gajah yang ditampilkan pertama kali kepada publik di hari tersebut.

Nur Patria menyampaikan apresiasi kepada Jatim Park Grup. Ia menilai, kelahiran satwa di lembaga konservasi (LK) ini mempunyai multiplier effect positif, baik itu di bidang ketahanan pangan maupun nilai ekonomi.

“Sebagai sebuah lembaga konservasi, maka Batu Secret Zoo harus berprinsip mengembangbiakan satwa secara terkontrol, sehingga bukan hanya untuk profit oriented saja, karena tugas utamanya pelestarian, sementara pariwisata sebagai tambahannya,” pesan dia.

Nur Patria juga berharap upaya konservasi yang terus dilakukan selama ini sebagai komitmen yang terus dijaga. “Tentunya agar si Diah ini nantinya dapat tumbuh menjadi induk yang baik, sehingga bisa terus melahirkan Diah-Diah (gajah-gajah) yang lain. Saya kira hanya ada beberapa LK saja di Jatim yang memiliki gajah, dimana Batu Secret Zoo menjadi salah satu yang berhasil,” ungkapnya.

Gajah Sumatera adalah satwa yang statusnya terancam punah atau ‘critically endangered’. Selain itu, gajah mengandung bayinya sekitar 18-22 bulan, yang menjadikannya mamalia darat dengan masa kehamilan yang terpanjang.

Mewakili Menhut, Kepala BBKSDA Jatim, Nur Patria Kurniawan, (dua dari kiri), usai menuliskan nama Diah secara resmi untuk anak gajah yang ditampilkan pertama kali kepada publik didampingi undangan lain, dalam seremonial di area gazebo exhibit gajah Batu Secret Zoo, Rabu (21/5/2025). (Nedi Putra AW)

Nur Patria juga berharap momen kelahiran satwa ini menjadi edukasi yang baik kepada masyarakat untuk menjaga ekosistem satwa, khususnya mereka yang populasinya terancam.

Prosesi penulisan nama anak gajah ini dihadiri pula oleh Ketua Persatuan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) Rahmat Shah, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, Purwantono S.Hut, jajaran manajemen, antara lain Rio dan Ronny Sendjojo, Direktur LK PT Bunga Wangsa Sedjati (Jawa Timur Park), Manajer Operasional Batu Secret Zoo, Agus Mulyanto, Manajer Marketing and Public Relations Jatim Park Grup, Titik S. Ariyanto serta Kurator Batu Secret Zoo JTP 2 Mariusz Lech dan Prista Dwi Restanti, dokter hewan Batu Secret Zoo.

Titik menjelaskan, anak gajah ini menjadi salah satu koleksi satwa di Batu Secret Zoo, Jawa Timur Park 2 yang menjadi favorit pengunjung, karena dapat melakukan kegiatan feeding pada exhibit gajah. “Batu Secret Zoo yang juga sebagai Lembaga Konservasi Satwa kini memiliki total 5 ekor gajah dengan 1 ekor gajah
jantan dewasa, 3 ekor gajah betina dewasa, dan 1 ekor anak gajah betina yang baru saja lahir,” urainya.

Menurut Titik, keberhasilan program breeding ini menjadikan Jawa Timur Park 2 sebagai Lembaga Konservasi Satwa yang mendukung penuh pelestarian satwa dan juga habitatnya.
“Selain untuk terus saling menjaga kelestarian alam bagi flora, fauna, dan sumber daya alam sekitarnya,” tegasnya.

Pewarta: Nedi Putra AW
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 142 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Libur Panjang, 3.500 Wisatawan Padati Mikutopia: Wahana Mega Disco Jadi Favorit Pemacu Adrenalin

31 Mei 2026 - 15:58 WIB

Viral di Medsos, Kenz’s Hill Cafe & Resto Batu Suguhkan Panorama 360 Derajat, Sunrise hingga Citylight Point

24 Mei 2026 - 05:34 WIB

Bisa Bikin Milkshake Sendiri, Edukasi Coklat Seru di Batu Love Garden

29 April 2026 - 16:49 WIB

Tak Lagi Sekadar Jalur Bromo, Poncokusumo Siap Jadi Destinasi Wisata Mandiri

28 April 2026 - 09:41 WIB

Boutique B21 Malang Luncurkan Sarapan Menu Nusantara All You Can Eat di Akhir Pekan

24 April 2026 - 06:37 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !