BACAMALANG.COM – SDN Lowokwaru 2 Kota Malang menggelar Gebyar Hasil Karya Siswa dan Lomba Mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) bertema “Potret Talenta Menggali Potensi Menabur Kreasi”, Selasa (26/5/2026), di halaman sekolah Jalan Tretes No. 3, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan siswa kelas 1 hingga kelas 6, wali murid, para guru, serta dukungan berbagai mitra dan sponsor pendidikan.
Kepala SDN Lowokwaru 2 Kota Malang, Sri Mulyati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan gebyar digelar sebagai wadah bagi peserta didik untuk berkreasi dan berinovasi sekaligus mengembangkan bakat dan minat mereka.
“Melalui kegiatan ini, sekolah memberikan apresiasi kepada seluruh siswa dalam mengembangkan bakat dan minatnya. Selain itu, kegiatan gebyar juga menjadi bagian dari penilaian pembelajaran siswa selama satu tahun,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh hasil pembelajaran siswa baik intrakurikuler, kokurikuler maupun ekstrakurikuler ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
“Apa yang sudah dilakukan selama satu tahun dalam kegiatan belajar akan ditampilkan dalam gebyar ini. Ini juga menjadi uji publik bahwa sekolah kami layak memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan wali murid,” tambahnya.
Menurut Sri Mulyati, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa siswa SDN Lowokwaru 2 aktif mengikuti berbagai kegiatan yang mampu memupuk potensi dan kreativitas mereka.
“Semoga kegiatan ini mampu mengembangkan bakat dan minat siswa menjadi lebih luar biasa, sekaligus menjadi ajang promosi sekolah kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Yuke Rinda Yusintia, mengatakan Gebyar Hasil Karya Siswa merupakan agenda rutin sekolah menjelang semester baru.
Ia menjelaskan, terdapat dua agenda utama dalam kegiatan tersebut, yakni pameran hasil karya siswa dan lomba mewarnai tingkat TK.
“Pameran hasil karya menjadi wadah apresiasi atas proses belajar, kreativitas, dan inovasi seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Harapannya, masyarakat bisa melihat langsung perkembangan karakter, kerja keras, dan bakat anak-anak melalui berbagai karya yang ditampilkan,” jelasnya.
Sedangkan lomba mewarnai digelar sebagai sarana silaturahmi, pengenalan lingkungan sekolah, sekaligus ruang berekspresi bagi anak-anak usia dini.
“Lomba mewarnai ini diharapkan mampu merangsang motorik halus, rasa percaya diri, dan kesiapan mental anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar,” katanya.
Yuke menambahkan, kegiatan bertema “Menggali Potensi Menabur Kreasi” tersebut memiliki makna bahwa setiap potensi anak membutuhkan wadah agar mampu melahirkan kreativitas dan inovasi.
Lomba mewarnai tingkat TK itu diikuti sekitar 120 peserta dari 15 taman kanak-kanak di wilayah Malang Raya.
Di sisi lain, Pengawas Dinas Pendidikan Kota Malang, Sri’ah, mengapresiasi sinergi yang dibangun kepala sekolah, guru, komite sekolah, wali murid, hingga para mitra pendukung dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan gebyar menjadi bukti nyata kolaborasi dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa.
“Saya melihat banyak sekali pihak yang mendukung kegiatan ini sehingga benar-benar menjadi gebyar untuk kita semua,” tegasnya.
Ia juga menilai kegiatan tersebut menunjukkan manajemen sekolah yang baik dalam menampilkan potensi terbaik siswa di setiap kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler.
“Potensi anak-anak perlu terus dikembangkan dengan dukungan dari wali murid dan lingkungan sekitar. Pendidikan tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak,” ujarnya.
Sri’ah turut menyampaikan apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang atas kebersamaan seluruh wali murid dan mitra pendukung yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi dan terus dilaksanakan setiap tahun,” pungkasnya.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































