BACAMALANG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tidak pernah dilakukan melalui penawaran online menggunakan tautan tidak resmi maupun akun media sosial pribadi. Perseroan memastikan pengajuan KUR hanya dilayani melalui petugas resmi dan diproses langsung di kantor BRI.
Regional CEO BRI Malang, Arie Wibowo, mengatakan maraknya penawaran KUR melalui pesan singkat, link digital, hingga media sosial merupakan salah satu modus penipuan yang mengatasnamakan BRI.
“BRI tidak pernah menawarkan ataupun memproses pengajuan KUR secara online melalui tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun pihak yang tidak memiliki keterkaitan dengan BRI. Seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi BRI dan diproses langsung oleh petugas BRI resmi,” tegas Arie.
Masyarakat dapat mengakses layanan pengajuan KUR melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, hingga tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.
BRI juga memastikan bahwa proses pengajuan KUR tidak dipungut biaya apa pun di awal. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap pihak yang menawarkan pencairan cepat dengan syarat tidak wajar atau meminta sejumlah uang.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak memberikan data pribadi maupun informasi perbankan yang bersifat rahasia seperti PIN, password, kode OTP, dan data penting lainnya kepada siapa pun.
“Setiap permintaan data rahasia nasabah dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BRI,” tambah Arie.
Untuk mendapatkan informasi yang valid, masyarakat diminta hanya mengakses kanal resmi BRI seperti website resmi, media sosial resmi, maupun layanan Contact BRI di 14017 atau 1500017.
Sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan layanan perbankan, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































