Berkah Lebaran Ketupat, Pedagang Janur di Malang Raup Untung Hingga Rp100 Ribu per Hari - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 28 Mar 2026 18:43 WIB ·

Berkah Lebaran Ketupat, Pedagang Janur di Malang Raup Untung Hingga Rp100 Ribu per Hari


 Salah satu pedagang yang sedang menjual janur dan ketupat. (ist) Perbesar

Salah satu pedagang yang sedang menjual janur dan ketupat. (ist)

BACAMALANG.COM – Tradisi Lebaran Ketupat atau Kupatan yang digelar sekitar tujuh hari setelah Hari Raya Idulfitri mulai terasa geliatnya di Kota Malang. Meningkatnya permintaan janur dari masyarakat menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang musiman.

Pemandangan ini terlihat di Pasar Kebalen, Jalan Zaenal Zakse, Kecamatan Kedungkandang, pada Jumat (27/3/2026). Sejumlah pedagang janur tampak berjejer menjajakan dagangannya di kawasan pasar tersebut.

Salah satu pedagang janur, Samsul, mengaku permintaan mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Mayoritas pembeli membeli janur untuk dibuat ketupat sebagai bagian dari tradisi turun-temurun.

“Banyak yang beli janur, alhamdulillah lakunya juga banyak. Hari ini saya bawa sekitar 600 ikat,” ujarnya.

Ia menjual janur dengan harga terjangkau, berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per ikat. Dalam sehari, ia bisa meraup keuntungan hingga Rp100 ribu.

“Sejak Kamis (26/3) kemarin sudah mulai ramai pembeli. Kemungkinan masih akan berlanjut sampai Minggu (29/3),” tambahnya.

Pedagang lainnya, Marsiah, mengaku tidak hanya menjual janur mentah, tetapi juga ketupat yang sudah jadi.

“Setiap hari bisa laku sampai 200 ikat kecil dengan harga Rp20 ribu. Kalau ketupat jadi, satu ikat isi 10 biji harganya Rp10 ribu,” jelasnya.

Ia berharap tren pembelian ini terus berlanjut hingga puncak Lebaran Ketupat, sehingga dapat meningkatkan pendapatan para pedagang.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Waspada Besi Palsu Tanpa Sertifikasi SNI, Ini Cara Membedakannya

27 Maret 2026 - 12:37 WIB

Sinergi BUMD Air Minum Malang Raya Makin Kuat, Tugu Tirta Dorong Kolaborasi Nyata untuk Layanan Prima

26 Maret 2026 - 14:16 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Padati KA di Malang Raya

26 Maret 2026 - 07:26 WIB

Gebrakan Baru! Samsung Galaxy A57 5G & A37 5G Hadir dengan Fitur AI Canggih di Kelas Menengah

25 Maret 2026 - 21:47 WIB

Nikmati Libur Panjang Idul Fitri dengan Suasana Baru di Atria Hotel Malang

23 Maret 2026 - 21:33 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026, Penumpang KA di Malang Raya Terus Meningkat

23 Maret 2026 - 21:16 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !