Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Jan 2025 15:29 WIB ·

Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi


 Salah satu proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dikembangkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). (ist) Perbesar

Salah satu proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dikembangkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). (ist)

BACAMALANG.COM – Energi baru terbarukan (EBT) menjadi isu yang hangat di tengah semakin menipisnya cadangan pengolahan energi berbasis fosil. Pengembangan teknologinya menjadi salah satu fokus negara Indonesia.

Demikian pula yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menjadikan EBT sebagai fokus utama. Melalui prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik UMM mengerjakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

Wakil Dekan I Fakultas Teknik UMM, Machmud Effendy, ST, M.Eng. mengatakan, latar belakang pengembangan ini berangkat dari roadmap penelitian kampus yang selaras dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan penggunaan energi terbarukan.

Proyek PLTS dan PLTB ini telah diterapkan di beberapa lokasi strategis, termasuk Masjid Chengho Gua China di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Masjid Ahmad Dahlan di Karangploso, Wagir Kabupaten Malang, SMP Negeri 21 Malang, SMP Negeri 24 Malang, dan lainnya.

“Termasuk di dalamnya Kampus 3 UMM yang telah banyak menggunakan teknologi ini,” ungkapnya, Sabtu (4/1/2025).

Dijelaskan Machmud Effendy, alasan utama memilih sederet daerah itu sebagai lokasi implementasi salah satunya adalah permasalahan ketidakstabilan listrik yang sering terjadi

“Kami ingin menjadikan UMM sebagai ikon pengembangan energi terbarukan, terutama di sektor PLTS dan PLTB yang telah dimulai sejak 2012. Salah satu contohnya di Masjid Chengho, di mana listrik sering mati karena jaraknya jauh dari transmisi PLN. Dengan adanya PLTS ini kebutuhan listrik untuk pompa air dan penerangan dapat terpenuhi tanpa kendala” papar dia.

Pelaksanaan dalam proyek ini melibatkan berbagai pihak, imbuh Machmud, termasuk PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan CSR PT Multi Sarana Insfrastruktur (BUMN) yang memberikan dukungan dana.

Sementara, mitra CoE PLTS Teknik Elektro PT. Blue Energy bertindak sebagai inisiator utama yang berperan dalam pengadaan dan pemasangan panel surya.

Machmud menegaskan, PLTS memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan sumber energi lainnya, terutama untuk lokasi terpencil.

“Teknologi ini bersifat off-grid sehingga tidak memerlukan izin dari PLN, instalasinya sederhana, dan tidak membutuhkan infrastruktur besar seperti bendungan atau pipa. Cukup dengan memasang panel, sistem sudah dapat berfungsi. Ini membuat PLTS lebih mudah dan praktis untuk diterapkan di banyak tempat,” tambahnya.

Sementara dari segi perawatan, PLTS dirancang untuk efisiensi jangka panjang. Panel surya dapat bertahan hingga 20 tahun dengan perawatan sederhana seperti pembersihan rutin setiap enam bulan.

Machmud menyebutkan bahwa baterai pada PLTS memiliki masa pakai sekitar 4-5 tahun dan dilengkapi dengan sistem manajemen baterai agar lebih awet. Hal ini memastikan bahwa teknologi tetap efisien dan dapat digunakan dalam jangka Panjang.

“Harapan besar untuk proyek ini adalah dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi model yang dapat diterapkan di tempat lain. Kami ingin teknologi ini dikembangkan di masjid-masjid lain, pondok pesantren, atau puskesmas, sehingga energi terbarukan bisa digunakan lebih luas. Hal ini sejalan dengan visi UMM untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi teknologi. Begitupun dengan visi pemerintah Indonesia terkait energi,” tandasnya.

Pewarta : Nedi Putra AW

Editor: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Backdrop Halal Bihalal BUMD Tanpa Foto Wabup, Imam Supi’i: Jangan Jebak Publik dalam Polemik Simbol

28 Maret 2026 - 22:50 WIB

Hangatnya Reuni Alumni SMPN 01 Sumbermanjing Wetan, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Generasi Muda

28 Maret 2026 - 18:35 WIB

SAE L’SIMA Ngajum Jadi Lokus Diseminasi Nasional, Sinergi TNI dan Lapas Perkuat Mitigasi Bencana dan Ketahanan Pangan

27 Maret 2026 - 17:54 WIB

Dugaan Pemerasan Libatkan Petinggi BPJS Cabang Malang Mencuat, Faskes Dipaksa Setor Upeti Emas

27 Maret 2026 - 11:45 WIB

Pekan Islami ke-19 PT ACA Tuai Apresiasi, GRIB JAYA: Wujud Nyata Kepedulian Sosial

27 Maret 2026 - 07:24 WIB

Arus Balik Lebaran Memuncak, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

27 Maret 2026 - 07:19 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !