Evaluasi PPKM Mikro Tahap 2 di Kota Batu, Zona Hijau Alami Peningkatan

Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si, dalam Rapat Evaluasi PPKM Mikro yang digelar secara virtual. (Eko).

BACAMALANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menetapkan perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Tahap 3 di Jawa Timur mulai Selasa, 9 Maret 2021 sampai Minggu, 21 Maret 2021.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai, perpanjangan ini perlu dilakukan karena dari hasil evaluasi PPKM Mikro Tahap 2 lalu, menunjukkan trend peningkatan angka kesembuhan yang cukup signifikan dan diharapkan dapat menekan angka Covid-19 di Jawa Timur.

Selama dua Minggu penerapan PPKM Mikro di Kota Batu, trend angka kesembuhan pasien terkonfirmasi positif mengalami peningkatan dari Tahap 1.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si, dalam Rapat Evaluasi PPKM Mikro yang digelar secara virtual di Ruang Rapat Utama, Balai Kota Among Tani, Pemkot Batu, pada Selasa (9/3/2021) siang.

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan skala Mikro di Kota Batu, telah dimulai sejak 23 Februari hingga 8 Maret 2021.

“Angka kesembuhan di Kota Batu meningkat. Dilihat dari update data pada 8 Maret, dari 1.326, angka kesembuhannya mencapai 89 persen atau 1.187 kasus. Sedangkan kasus aktif sebanyak 24 kasus,” kata Budhe sapaan akrabnya.

Politisi PDIP ini menambahkan, sementara tingkat Bed Occupancy Ratio (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur pasien juga mengalami penurunan.

“BOR pada PPKM tahap I berada di persentase 46 persen dan PPKM tahap II turun pada persentase 23,5 persen,” imbuhnya.

Menantu almarhum Ebes Soegiyono ini mengungkapkan, sedangkan penyaluran Dana Desa (DD) untuk anggaran penanganan Covid-19 di Kota Batu sudah tersalurkan ke setiap desa dan kelurahan.

“Dana Desa sudah tersalurkan ke 24 desa dan kelurahan. Dari total anggaran 31 Milyar, sebesar 2,5 Milyar telah disalurkan untuk penanganan Covid-19 di desa dan kelurahan,” tukas dia.

Sementara itu, Wakapolda Jawa Timur, Brigjend Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo memberikan apresiasi, atas kerjasama seluruh Forkopimda Kota Batu dalam penanganan Covid-19 di Kota Batu.

“Kekompakan adalah modal utama. Tidak ada alasan PPKM tidak bisa merubah zona kuning menjadi hijau. Kerja keras untuk mewujudkannya adalah modal yang bagus,” tandasnya.

Diharapkan, dengan PPKM Tahap 3 ini, semua desa di Kota Batu bisa masuk dalam zona hijau semua.

Sekadar diketahui, data terakhir 8 Maret 2021 Kota Batu, 1.128 RT masuk dalam zona hijau. Sedangkan 21 RT masih dalam zona kuning. (Eko/zuk).