Flight Perdana Garuda Indonesia dari Malang ke Jakarta, Tetap dengan Protokol Kesehatan Ketat - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 5 Jul 2020 20:45 WIB ·

Flight Perdana Garuda Indonesia dari Malang ke Jakarta, Tetap dengan Protokol Kesehatan Ketat


 Flight Perdana Garuda Indonesia dari Malang ke Jakarta, Tetap dengan Protokol Kesehatan Ketat Perbesar

BACAMALANG.COM – Garuda Indonesia akhirnya kembali mengudara dari bandara Abd Saleh Malang sejak break di masa pandemi. Memasuki masa new normal, flight (penerbangan) Garuda dilaksananakan dengan protokol kesehatan ketat, mulai dari pemeriksaan penumpang saat masuk bandara, check in hingga boarding ke pesawat.

“Kondisi ini sesuai dengan petunjuk Satuan Tugas Gugus Covid-19 yang harus diikuti,” ungkap Stasiun Manager Garuda Abd Saleh Dadang S. Yusuf kepada BACAMALANG.com, Minggu (5/7/2020)

Sebelumnya, imbuh Dadang, penumpang diwajibkan mengunduh aplikasi Electronic Health Alert Card (e-HAC) di smartphonenya.

Memasuki masa new normal saat ini, maskapai penerbangan sudah diperbolehkan membawa penumpang sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduknya. Penerbangan perdana Garuda Indonesia dari Malang ke Jakarta ini membawa 22 penumpang.  

“Namun untuk sementara ini kami ada tiga kali penerbangan dalam seminggu, yakni setiap hari Kamis, Jumat dan Minggu dengan nomor flight GA 290 dan 291,” urainya.

Foto: Stasiun Manager Garuda Abd Saleh Dadang S. Yusuf (nomor dua dari kiri), bersama para personel bandara.(nedi putra aw)

Khusus bagi penumpang bertujuan DKI yang memliki KTP DKI Jakarta, selain rapid tes juga harus dilengkapi SIKM sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menambahkan, protokol kesehatan ini juga diberlakukan kepada semua pihak yang terlibat dalam penerbangan, termasuk semua personel bandara.

Dadang menyambut baik wacana akan dibukanya kembali sejumlah tempat wisata di JawaTimur dalam waktu dekat.

“Tentunya kami akan saling bersinergi dengan berbagai pihak terkait, sehingga bisa memberi sumbangsih kepada dunia pariwisata Malang Raya,” pungkasnya. (Ned/Red)

Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Refleksi Hari Bhayangkara: UU Polri Diuji di Malang Raya, Antara Capaian, Catatan, dan Tuntutan Reformasi

30 Juni 2026 - 09:41 WIB

Amartya Bhumi Kepanjian Soroti Tiga Isu Krusial: Budaya Lokal Tergerus, Sejarah Terancam Hilang, Generasi Muda Perlu Edukasi

29 Juni 2026 - 20:43 WIB

UIBU Hadirkan Heppiee Interactive Learning, Cara Seru Tanamkan Nilai Anti-Bullying bagi Calon Guru

27 Juni 2026 - 18:34 WIB

Gempa M5,3 Pacitan Terasa hingga Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

27 Juni 2026 - 17:12 WIB

Lewat Warm Shower di Bali, Pegowes Asal Klaten Gaungkan Justice for Kanjuruhan ke Penjelajah Sepeda Dunia

27 Juni 2026 - 14:44 WIB

KOMJEST 2026 Resmi Luncurkan Empat Media Praktikum, Mahasiswa UMM Tunjukkan Inovasi Jurnalisme Digital

27 Juni 2026 - 01:02 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !