BACAMALANG.COM – Penyanyi muda, Safira resmi mengeluarkan single berjudul I Wanna Be Loved. Single yang merupakan single pertamanya tersebut menceritakan seorang remaja yang tak bisa memilih kehidupannya.
Safira menyebutkan lagu tersebut bukan lagu rengekan seorang gadis remaja yang ditinggal lari pacarnya. Namun cerita seorang remaja yang tak bisa memilih kehidupannya hingga hadir di dunia ini berbekal virus atau keadaan yang tak bisa diubahnya. Seorang remaja yang ditemui Safira saat mengikuti ibunda beraktifitas sosial dengan kelompok yang terpinggirkan.
“Seorang remaja yang tak tahu kenapa orang-orang menghindarinya. Seorang remaja yang akhirnya menjadi bagian dari keluarga besarnya, karena saya menangkap pesan yang disiratkan sang gadis, bahwa dia hanya ingin disayangi,” ujar Safira dalam rilis yang diterima Bacamalang.com, Sabtu (6/8/2022).
I Wanna Be Loved dirangkai dengan lirik yang sangat dalam, juga notasi yang membius. Berbekal teknik vocal yang dipelajarinya sejak duduk di bangku SMP, Safira selalu membuat orang orang terdekatnya terpukau.
Untuk mengemas lagu ini menjadi lebih dramatis, Safira mengajak Gatz, seorang arranger yang sudah menangangi para diva Indonesia.
Safira menjelaskan lagu ini bukan hanya menggambarkan cerita gadis remaja saja. I
Wanna Be Loved juga mewakili kaum marginal serta orang-orang yang merasa terbuang karena terdiskriminasi masyarakat sekelilingnya.
“Aku merasa lagu ini juga menggambarkan, bahwa aku atau siapapun mereka berharap dan berhak mendapat cinta selayaknya manusia lainnya. Aku tidak ingin kehilangan kasih sayang dari orang di sekelilingku. Makanya aku selalu berusaha sepenuh hati untuk memberikan yang terbaik, atau menjadi yang terbaik yang aku bisa,dan rasanya kita semua bisa memahami, tak semua orang bisa mendapatkan kasih sayang dari orang orang terdekat,“ ungkapnya.
Perlu diketahui, I Wanna Be Loved bukan hanya sebuah lagu, tapi juga sebuah gerakan bertajuk sama, I Wanna Be Loved. Program yang digagas Safira tersebut bertujuan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
“Tidak harus bagi-bagi uang, karena kadang bernyanyi bersama sajsudah bisa membuat mereka bahagia,” tuturnya.(*/an)





















































