BACAMALANG.COM – Berbagai kiat dan jurus disiapkan partai agar unggul dalam hajat politik lima tahunan Pemilu 2024 nanti.
Seperti juga yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bertekad menjadi Partai Rahmatan Lil Alamin yang memiliki DNA melayani masyarakat.
“Kami optimis unggul di Pemilu 2024. Kami bertekad menjadi Partai Rahmatan Lil Alamin. Setiap anggota PKS harus semangat dalam melayani rakyat. Melayani adalah DNA anggota PKS, baik kepada keluarga, masyarakat maupun negara,” tegas Ketua DPD PKS Kota Malang, Ernanto Djoko Purnomo, Rabu (10/8/2022).
Ditanya terkait strategi pemenangan apakah fokus membidik kalangan atau segmen khusus semisal pemuda, Ernanto Djoko Purnomo memberi penjelasan.
“Karena PKS harus bisa menjadi Partai Islam Rahmatan Lil ‘Alamiin (rahmat bagi alam semesta), maka kami tidak fokus membidik hanya salah satu segmen pemilih saja, bila perlu semua manusia, ibu-ibu, bapak bapak, agama apapun, tua muda, kaya miskin, bisa merasakan kehadiran dan pelayanan PKS,” tuturnya.
Selanjutnya ia menjelaskan tentang apa yang dilakukan untuk menjaring suara pemilih pemula.
“Kita akui, jumlah pemilih pemula lebih banyak dari segmen usia lain. Maka program edukasi sangat diperlukan untuk menjaring pemilih pemula. Mereka harus mendapatkan kesempatan bertumbuh untuk meraih prestasinya. Kita siap hadir mendampingi masa tumbuh kembangnya agar mereka ikut berperan bersama membangun bangsa,” jelasnya.
Ia mengungkapkan konsolidasi yang telah dilakukan hingga tingkat terbawah. “Pemenuhan struktur sampai bawah itu sebuah keniscayaan bila kita ingin besar. Tentunya pendampingan dan pendidikan politik di semua level struktur kunci soliditas kami sehingga mereka bisa menjadi tauladan di masyarakat dalam mengamalkan Pancasila,” imbuhnya.
Ia tergerak peduli turut memaparkan strategi untuk meminimalisir golput dan menarik ke PKS. “Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mencintai rakyatnya dan yang dicintai rakyatnya. Kita semua harus bersama-sama menggencarkan pendidikan politik sehingga sadar bahwa semua warga negara harus ikut andil dalam menentukan kebaikan negaranya dengan memilih pemimpinnya yang baik pula. Tentu PKS melalui pendidikan politiknya harus banyak mencetak anggotanya menjadi pemimpin sekaligus pelayan yang terbaik. Sehingga masyarakat percaya dan dengan sukarela memilih PKS. PKS milik semua,” pungkasnya. (had)



























































