BACAMALANG.COM – Menjelang H-5 Iduladha 2026, aktivitas penjualan hewan kurban di wilayah Kecamatan Ngajum dan Kepanjen, Kabupaten Malang mulai ramai. Meski belum mengalami lonjakan signifikan, omzet pedagang tercatat meningkat dibanding hari biasa.
Salah satu pedagang hewan kurban, Arief Samsudi, mengaku telah berjualan sejak 2020 di kawasan Ngajum dan Kepanjen. Menurutnya, peningkatan omzet saat ini berkisar 20 hingga 30 persen.
“Menjelang H-5 Hari Raya Iduladha masih belum ada kenaikan penjualan yang signifikan, tapi omzet masih lebih bagus dibanding hari-hari biasa dengan rata-rata kenaikan sekitar 20–30 persen,” ujar Arief kepada bacamalang.com, Sabtu (23/5/2026).
Arief menjelaskan, harga hewan kurban tahun ini mengalami kenaikan sekitar 15 persen dibanding hari biasa. Kenaikan dipengaruhi kondisi fisik hewan, seperti tingkat kegemukan, tinggi badan, hingga kesehatan.
Untuk sapi, harga berkisar Rp20 juta hingga Rp30 juta. Sementara kambing dijual mulai Rp3 juta sampai Rp5 juta, tergantung kondisi dan kualitas hewan.
Menurutnya, kambing menjadi hewan kurban yang paling banyak diminati masyarakat tahun ini karena harganya lebih terjangkau dibanding sapi.
Meski demikian, Arief menilai permintaan hewan kurban pada Iduladha tahun ini cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya. Kendati begitu, ia memastikan stok hewan kurban di lapaknya masih aman hingga mendekati hari raya.
Seluruh pasokan hewan kurban yang dijual berasal dari wilayah sekitar Ngajum dan Kepanjen tanpa mengambil stok dari luar daerah.
Untuk menarik minat pembeli, Arief menyediakan layanan tambahan berupa perawatan hewan hingga H-1 Iduladha serta layanan pengantaran ke lokasi tujuan.
Terkait kesehatan hewan, ia memastikan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan bekerja sama dengan Dinas Peternakan agar tetap sehat dan memenuhi syarat kurban.
“Pembeli paling dominan tetap perorangan. Kalau kelompok atau instansi biasanya sudah pesan lebih awal,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan tantangan utama pedagang tahun ini adalah risiko stok tidak habis apabila pasar sepi. Jika hal tersebut terjadi, harga hewan diperkirakan akan turun setelah Hari Raya Iduladha.
Arief mengimbau masyarakat untuk memilih hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat. Ia juga mengajak masyarakat menjalankan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan sekaligus berbagi kepada sesama.
Pewarta : Hadi Triswanto
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga




















































