Pj Wali Kota Malang Buka dan Apresiasi Kejuaraan Berkuda Equestrian Friends & Challenge yang Pertama - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 27 Jan 2024 16:21 WIB ·

Pj Wali Kota Malang Buka dan Apresiasi Kejuaraan Berkuda Equestrian Friends & Challenge yang Pertama


 Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (jaket hitam), saat membuka Piala Pj Wali Kota Malang Equestrian Friends & Challenge, di Puncak Joyo Royal Stable (PJRS) Jl. Puncak Joyo Agung, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/1/2024). (Nedi Putra AW) Perbesar

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (jaket hitam), saat membuka Piala Pj Wali Kota Malang Equestrian Friends & Challenge, di Puncak Joyo Royal Stable (PJRS) Jl. Puncak Joyo Agung, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/1/2024). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Olahraga berkuda sementara ini hanya dinikmati kalangan tertentu. Namun Pemerintah Kota (pemkot) Malang akan mendukung cabang olahraga (cabor) ini, mengingat Kota Malang adalah salah satu tolok ukur dalam kejuaraan berkuda untuk wilayah Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat membuka Piala Pj Wali Kota Malang Equestrian Friends & Challenge, di Puncak Joyo Royal Stable (PJRS) Jl. Puncak Joyo Agung, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/1/2024).

Menurut Wahyu, selama ini, event berkuda di Kota Malang memang belum pernah digelar.

“Salah satunya karena minimnya sarana dan prasarana penunjangnya. Tentu dengan event yang pertama kali ini diharapkan dapat memunculkan dampak positif bagi cabor berkuda,” tuturnya.

Wahyu mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif dari Pordasi Kota Malang dengan adanya ajang bergengsi yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (27-28/1/2024) tersebut.

“Saya bersyukur karena dari Pordasi yang berada di bawah KONI serta panitia pelaksana, kejuaraan yang pertama kali diadakan di Kota Malang ini dapat terselenggara,” ungkapnya di sela pembukaan event.

Salah satu peserta saat berlaga dalam Piala Pj Wali Kota Malang Equestrian Friends & Challenge, di Puncak Joyo Royal Stable (PJRS) Jl. Puncak Joyo Agung, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/1/2024). (Nedi Putra AW)

Wahyu mengatakan, selain menjaring bibit atlet berkuda, kegiatan ini diharapkan mampu menarik minat terhadap cabang olahraga ini.

“Selama ini ‘kan hanya diminati kalangan tertentu, dan sekarang akhirnya dapat digelar di Kota Malang, tepatnya di kawasan Puncak Joyo Agung ini,” ujarnya.

Wahyu juga berharap dari event ini dapat melatih keterampilan serta jiwa sportivitas dari para atlet yang berlaga.

“Agar dapat meraih prestasi di masa mendatang, terutama menjadi juara umum di Porprov mendatang,” harapnya.

Terkait event tersebut, Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Malang, Hari Wibowo menjelaskan, ada sebanyak 175 peserta yang berlaga.

“Dan ada dua kategori yang dipertandingkan, yakni Dressage dan Jumping Show. Sementara peserta berasal dari Malang Raya serta kota-kota lain, seperti dari Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya,” urainya.

Dikatakan Hari, ada 59 ekor kuda yang mengikuti kejuaraan ini, di mana satu ekor kuda bisa digunakan beberapa penunggang (rider).

Ia menyatakan, ajang tersebut juga sebagai upaya menjaring bibit atlet untuk persiapan menyambut Porprov IX Jawa Timur pada tahun 2025 mendatang, yang rencananya akan digelar di Kota Malang sebagai tuan rumah.

“Kami optimistis menghadapi Porprov 2025, dengan semangat sebagai tuan rumah dan peserta. Dengan menebus kekalahan dari Kabupaten Sidoarjo di Porprov VIII lalu, dan meraih juara umum dalam Porprov 2025 nanti,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Malang Djoni Sudjatmoko menambahkan, pihaknya juga berupaya mendorong para pengusaha agar dapat berpartisipasi dalam mengembangkan cabor-cabor yang membutuhkan dana tidak sedikit, termasuk olahraga berkuda.

“Ini masih merintis, tidak bisa semuanya dari Pemkot Malang, agar nanti terwujud atlet-atlet berprestasi dari berkuda ini ” ujarnya.

Senada dengan Pj Wali Kota, Djoni berharap dengan adanya kejuaraan maupun venue berkuda di PJRS ini akan lebih banyak menarik minat orang kepada cabor ini.

“Khususnya kalangan menengah ke atas akan lebih banyak tertarik, sehingga akan meningkatkan sport tourism di Kota Malang,” pungkas Djoni yang merupakan owner salah satu cafe dan beberapa perusahaan ini.

Pewarta : Nedi Putra AW

Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 316 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SMP PGRI 1 Bululawang Beri Sepeda untuk Siswa Kurang Mampu, Demi Cegah Putus Sekolah

19 Mei 2026 - 14:03 WIB

Damkarmat Kota Batu Latih Penanggulangan Kebakaran di Mikutopia, Wisatawan Merasa Aman

19 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sidang Pembunuhan “Wanita Michat” di PN Malang, JPU Hadirkan Tiga Saksi

19 Mei 2026 - 12:47 WIB

GRIB JAYA Kabupaten Malang Bela Cak Dur, Soroti Dugaan Ketidakadilan Polemik Bendungan Lahor

19 Mei 2026 - 09:59 WIB

Warga Turen Pergoki Pencuri Jeruk, Dua Pelaku Asal Dampit Diamankan Polisi

19 Mei 2026 - 09:56 WIB

Grand Mercure Malang Mirama Kembali Gelar Kilau Khitan Gembira, Hadirkan Kepedulian untuk Anak Berkebutuhan Khusus dan Dhuafa

19 Mei 2026 - 09:46 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !