SAE L’SIMA Ngajum Jadi Lokus Diseminasi Nasional, Sinergi TNI dan Lapas Perkuat Mitigasi Bencana dan Ketahanan Pangan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 27 Mar 2026 17:54 WIB ·

SAE L’SIMA Ngajum Jadi Lokus Diseminasi Nasional, Sinergi TNI dan Lapas Perkuat Mitigasi Bencana dan Ketahanan Pangan


 Kalapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, bersama Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo usai mengikuti apel diseminasi penataan lingkungan di SAE L’sima. (ist) Perbesar

Kalapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, bersama Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo usai mengikuti apel diseminasi penataan lingkungan di SAE L’sima. (ist)

BACAMALANG.COM – Lapas Kelas I Malang menjadi tuan rumah kegiatan diseminasi penataan lingkungan hidup dalam rangka mitigasi bencana Tahun Anggaran 2026 yang digelar jajaran TNI AD di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA Ngajum, Jumat (26/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang dilaksanakan secara terintegrasi di wilayah Kodam V/Brawijaya. Sebelumnya, dilaksanakan apel dan pengarahan kepada peserta sebagai bentuk konsolidasi awal. Apel tersebut diikuti personel dari Kodim Kota Malang, Kodim Malang-Batu, dan Kodim Probolinggo di bawah jajaran Korem 083/Baladhika Jaya.

Kalapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, hadir langsung sebagai tuan rumah dan menyambut seluruh peserta. Kegiatan berlangsung tertib dengan semangat kebersamaan lintas instansi yang kuat.

Memasuki agenda inti, diseminasi diwujudkan melalui aksi nyata berupa karya bakti penanaman pohon di area SAE Ngajum. Sebanyak 250 pohon keras ditanam sebagai implementasi penataan lingkungan hidup sekaligus upaya mitigasi bencana. Seluruh peserta terlibat aktif dalam proses penanaman secara gotong royong.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga langkah konkret menjaga keseimbangan ekosistem. Penanaman pohon diharapkan memberi dampak jangka panjang dalam mengurangi risiko bencana alam, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.

Dalam amanatnya, Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ia menyampaikan bahwa apa yang ditanam hari ini merupakan harapan bagi masa depan bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh peserta melaksanakan penanaman dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan agar memberikan manfaat jangka panjang.

Menurutnya, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian alam, sekaligus menjadi investasi lingkungan bagi generasi mendatang.

Di akhir kegiatan, dilaksanakan panen simbolis kacang tanah yang menjadi salah satu komoditas unggulan program ketahanan pangan SAE L’SIMA Ngajum tahun 2026, hasil kerja sama dengan PT PRIME 4.0.

Kalapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan integrasi antara pembinaan warga binaan dengan program lingkungan dan ketahanan pangan.

“Diseminasi ini tidak hanya berhenti pada penanaman pohon, tetapi juga menunjukkan bagaimana lahan SAE dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan mampu memberikan hasil konkret. Selain bernilai ekonomis, kegiatan ini juga memberikan edukasi bagi warga binaan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan kolaborasi lintas instansi, SAE Ngajum diharapkan terus berkembang sebagai pusat pembinaan yang produktif serta memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dugaan Upeti Emas ke Klinik Pratama, Ini Keterangan BPJS Cabang Malang

30 Maret 2026 - 07:21 WIB

Dugaan Praktik Setoran Emas di BPJS Kesehatan Malang, Aparat Diminta Turun Tangan

29 Maret 2026 - 21:39 WIB

22 DPAC Kompak Usung H. Ali Murtadlo, Peluang Pimpin PKB Kabupaten Malang Kian Menguat

29 Maret 2026 - 20:15 WIB

Dari Sampah Jadi Energi, Langkah Besar Malang Raya Menuju Masa Depan Berkelanjutan

29 Maret 2026 - 19:39 WIB

WFH ASN di Kabupaten Malang, DPRD Ingatkan Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu

29 Maret 2026 - 05:58 WIB

Backdrop Halal Bihalal BUMD Tanpa Foto Wabup, Imam Supi’i: Jangan Jebak Publik dalam Polemik Simbol

28 Maret 2026 - 22:50 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !