Wisata Gunung Bromo Akan Segera Dibuka - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 26 Jun 2020 15:33 WIB ·

Wisata Gunung Bromo Akan Segera Dibuka


 Wisata Gunung Bromo Akan Segera Dibuka Perbesar

BACAMALANG.COM – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru TNBTS akan segera dibuka kembali untuk umum setelah penutupan akibat adanya pandemi Covid-19. Rencana dibukanya kembali wisata Gunung Bromo itu telah dibahas dalam rapat internal terkait standar operasional prosedur rencana pembukaan kembali pariwisata di kawasan itu.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Sarif Hidayat menjelaskan, pembahasan SOP sudah selesai namun masih butuh penyempurnaan yang disesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19 sebelum menyongsong new normal.

“Kami sudah melakukan rapat internal membahas terkait SOP ratifikasi (pengesahan) wisata Bromo. Kita matangkan sebelum di sosialisasikan ke para pihak termasuk pelaku jasa wisata di sana (Bromo),” kata Syarif, Jumat (26/6/2020).

Sedangkan rencana pembukaan kembali di era new normal Balai Besar TNBTS masih menunggu rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19. Menurutnya, bila semua pihak di daerah hingga tingkat pusat telah bersepakat, maka pariwisata di Bromo akan kembali di buka.

“Nanti akan kami sampaikan pastinya. Tapi kan masih ada tahapan-tahapan itu. Dan kami pastikan tahapannya akan berjalan efektif dulu nanti terkait dengan kapannya itu juga belum mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 pusat sesuai dengan edaran Menteri LHK dan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE),” ujar Syarif.

Syarif menegaskan, bahwa saat ini pihaknya masih menunggu surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terkait pembukaan wisata konservasi. Selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan empat kepala daerah yang menjadi pintu masuk ke kawasan Bromo yakni, Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang.

Dikatakan, wisata yang direkomendasikan untuk di buka hanya daerah yang berstatus zona hijau dan kuning. Untuk itu Balai Besar TNBTS juga menunggu surat dari empat kepala daerah itu, karena mereka yang mengetahui pasti daerahnya masuk zona hijau, kuning atau merah.

“Perlu dukungan surat dari Gugus Tugas Covid-19 yang ada di Pemerintahan kabupaten, karena mereka ada prioritas di gugus tugas di zona itu. Jadi yang direkomendasikan itu kan zona hijau dan zona kuning,” pungkas Syarif. (Lis/Red)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Niku Don Mendarat di Tokio O!, Tiga Varian Rasa Siap Goyang Lidah

29 September 2026 - 07:27 WIB

Isu Air Hipam Disedot Mikutopia Muncul, Kades Tulungrejo Beri Penjelasan

22 September 2026 - 22:38 WIB

Sepotong Tradisi untuk Dibawa Pulang, Mooncake Festival 2026 Hadir di Ah Yat Abalone Forum Restaurant Malang

22 September 2026 - 08:41 WIB

JTP 1 Buka Dua Museum Baru, Hadirkan 617 Alat Peraga Sains dan 1.023 Artefak Budaya

16 September 2026 - 18:32 WIB

Api Karhutla Meluas ke Jemplang, Seluruh Jalur Wisata Gunung Bromo Ditutup

12 September 2026 - 21:30 WIB

Sambut September, Whiz Prime Malang Hadirkan “Sweetember”, Promo Menginap Mulai Rp600 Ribu

4 September 2026 - 09:54 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !